Terkuak! Surati Istana Minta Karantina, Anies Ketahuan Undang Banyak Ormas!

Situasi mencekam saat lockdown di India ternyata tidak bisa menjadi pelajaran bagi politisi kita. Termasuk Anies Baswedan yang saat ini ngebet mengkarantina Jakarta dan menyurati Istana. Apakah Anies benar-benar care terhadap warganya yang banyak menjadi pasien corona atau ada akal-akalan bulus dibalik itu semua? Nyatanya belakangan Anies malah mengumpulkan puluhan ormas di Balaikota. Permainan apalagi ini?
Sebelumnya dilansir kompas.com, pemerintah pusat mengaku sudah menerima permintaan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memberlakukan karantina wilayah di Ibu Kota demi mencegah penyebaran Covid-19.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Mahfud menuturkan, surat tertanggal 28 Maret 2020 diterima pada Minggu (29/3/2020) hari ini.
“Baru sampai hari ini, sudah minta kepada presiden untuk memberlakukan karantina wilayah DKI Jakarta dengan tetap memperhatikan hak-hak dasar dan kebutuhan dasar rakyat,” ujar Mahfud seperti dikutip dari tayangan KompasTV.
Menurutnya, sudah ada beberapa daerah yang secara resmi menerapkan karantina wilayah. Namun, Mahfud mengungkapkan, pemerintah akan membahas soal substansi dan teknis dari karantina wilayah pada Selasa (31/3/2020).
Hasil pembahasan tersebut akan tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang karantina wilayah. Soal karantina wilayah, substansinya dan teknisnya akan dibahas pada hari Selasa,” tutur dia.
Sebelum membahas soal karantina wilayah, pada Senin (30/3/2020) besok, pemerintah akan mengkaji penanganan masalah ekonomi sebagai dampak dari wabah Covid-19.
“Yang besok, kita itu akan lebih konkret. Pertama, penanganan masalah ekonominya dulu. Ini kan akan terjadi masalah ekonomi yang cukup besar, sehingga besok akan dibahas sebuah perppu tentang relaksasi masalah keuangan, perbankan, dan sebagainya,” ujarnya.
Pemerintah juga akan membahas soal RUU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan. Pemerintah memprediksi akan terjadi defisit di atas 3 persen akibat wabah ini. Maka dari itu, menurut Mahfud, pemerintah membutuhkan sejumlah langkah yang juga harus disepakati DPR.
Sebaiknya pemerintah meninjau keseriusan Anies sebelum memutuskan ijin lockdown karena belakangan viral Anies sengaja melakukan pengerahan masa di Balaikota. Netizen pemilik akun twitter @digeeembok membagikan foto undangan dari Pemprov DKI Jakarta kepada sejumlah ormas agama dan kebudayaan, diantaranya terdapat FPI.
Dalam acara tersebut terdapat agenda mendengarkan pengarahan dari Anies Baswedan. Acara yang digelar di tengah wabah virus corona ini membuat para undangan rentan tertular, hal ini diutarakan @digeeembok dalam cuitannya.
"Wahai Pemuja Wan Abud. Neh tanggal 19 Maret 2020 ngumpulin pengurus organisasi keagamaan. Udah tau pengurusnya mayoritas sudah berumur."
Article
Article
Article
Cuitan @digeeembok itu kemudian mendapat komentar dari pengguna twitter lainnya.
@fs2108: Manusia berhati iblis ini si bangsat aibon. Mungkin bukan iblis biasa lagi yg merasuki dia, tapi lucifer. Nenek moyangnya iblis.
@m4y4_ms: Bisa jadi, soalnya kejahatannya udah berlipat2 tp nasibnya msh bagus aja, yg dukung jg msh banyak. Mgkn dia emang dilindungi sm lucifer, si penghulu setan…
@dinaituakulo: Gaya anies mengambil hati persis gaya harto…memberi kenyamanan semu..untuk ambisi pribadi Dab kadrun terbuai….
@vrizkahamidah: Biar gampang ditularin virus ya bang wkwk. Jakarta juga jadi banyak yang kena karena masih ada tuh yang ngadain acara yang ngumpulin keramaian. Bukannya dilarang malah dibiarin aja. Ini mah ada udang di balik bakwan, ya gak bang?
@SOLIDUM7: Surat kpd ketua ormas dan tokoh, tapi agendanya pengarahan aja? Pengarahan apaan ga jelas?? Org suruh datang tp ga Tau terkait apa. Kaya nyuruh2 anak buah aja. Kelas pemprov DKI begitu
Sebelumnya Anies Baswedan seringkali mengatakan akan melakukan lockdown Ibu Kota bahkan sempat membuat kacaunya sejumlah moda transportasi yang membuat puluhan ribu warga berpotensi terjangkit wabah virus.
India telah menjadi contoh bagaimana lockdown yang diterapkan menjadi pemicu chaos dan mudik besar-besaran. Kalau tak mati karena corona, sejumlah besar rakyat miskin di sana terancam mati kelaparan. Bahkan di Italia sendiri kini mulai terjadi penjarahan. Apakah ini memang strategi busuk Anies agar dirinya bisa menggeser Jokowi kalau terjadi chaos? Padahal kita tahu selama ini kebijakannya malah membuat banyak warga DKI malah bisa terjangkit corona. Semoga pemerintah pusat bisa menimbang lagi permintaan Anies dan berhati-hati dengan taktik busuk orang ini.
Begitulah kura-kura.

Sumber : https://seword.com/politik/terkuak-surati-istana-minta-karantina-anies-3BMTCR0f6W
Referensi:
https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/03/29/21491771/mahfud-md-dki-kirim-surat-kepada-presiden-minta-karantina-wilayah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru