Trump soal Wabah Corona: AS Tak Merasa Perlu Lockdown


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa? 
Jakarta - 
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan negaranya tak merasa perlu untuk lockdown. Trump mengatakan terus bekerja dengan para gubernur di AS di tengah wabah virus Corona (COVID-19).
"Jadi tidak, kami bekerja dengan para gubernur dan saya pikir kami tidak akan pernah merasa itu perlu (lockdown)," kata Trump saat menanggapi pertanyaan wartawan di Gedung Putih, seperti yang dilansir AFP, Sabtu (21/3/2020).
Peningkatan kematian terkait Corona di AS naik menjadi 210-lebih dari dua kali lipat dalam tiga hari dengan lebih dari 14.600 infeksi yang dikonfirmasi, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
"Kita semua berada di karantina sekarang," kata Cuomo.Sementara itu, Gubernur New York Andrew Cuomo memerintahkan bisnis yang tidak penting untuk ditutup dan melarang semua pertemuan di negara bagian New York, sehari setelah mitranya Gavin Newsom mengatakan kepada 40 juta penduduk California untuk tinggal di rumah.
Di New York saja jumlah infeksi yang dikonfirmasi melonjak menjadi 7.000, pada Jumat (20/3), sebagian besar karena peningkatan pengujian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru