TNI Jaga 17 Rumah ODP Corona di Solo Akibat 1 Warganya Tak Tertib saat Karantina



Untitled-1.jpg
Gambar ilustrasi/dok: merdeka.com. (Richard Yulio)
SOLO - Setelah terjadinya satu Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang tidak disiplin saat menjalani karantina mandiri, kini Pemerintah Daerah melakukan penjagaan dan pengawasan hingga melibatkan TNI untuk mengantisipasi ODP berkeliaran di luar rumah.
Sebelumnya, salah satu warga Mojosongo yang menjadi pasien ODP sempat melakukan interaksi dengan tetangga untuk membantu acara pernikahan. Saat ini ODP masih menjalani perawatan di RSUD Dr Moewardi dan diketahui positif virus corona.
"Terlibatnya TNI dalam penjagaan ODP dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus corona. ODP yang harus di karantina sebenarnya tidak harus terus menerus di dalam rumah, bisa keluar tapi jangan sampai bersinggungan dengan banyak orang," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, Ahyani.
Akibat ketidakpatuhannya, ODP dan 17 rumah warga Mojosongo harus menjalani karantina mandiri dengan penjagaan ketat oleh TNI. Penjagaan itu berbeda dengan di Semanggi karena memang masyarakat disana lebih tertib.
"Karena kondisinya berbeda, kalau di Semanggi warganya lebih tertib, jadi hanya mengandalkan lingkungan sekitar," tuturnya.
Menurutnya, sebelum ODP dibawa ke RSUD Dr Moewardi, penjagaan diserahkan ke warga sekitar, namun sepertinya ada rasa sungkan hingga ODP melakukan bepergian dan warga tidak bisa memantaunya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru