Tegal Lockdown, Penumpang Bus Musti Turun di Tol,

– mas bro, sebuah berita dari Tegal. Dikabarkan bahwa Tegal Lockdown. Nah beberapa berita bisa disimak dari adanya Lokdown ini. Diantaranya adalah bahwa Penumpang Bus Musti Turun di Tol. Kemudian Beton Penutup jalurmasuk ke kota tegalpun telah Datang.

Tegal Lockdown, Penumpang Bus Musti Turun di Tol
Tegal Lockdown, Penumpang Bus Musti Turun di Tol

Yup mas bro, pasca memiliki pasien positif corona, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa Kota Tegal kni menjadi kota darurat. Pemkot Tegal bakal melakukan fully local lockdown untuk mengurangi penyebaran covid-19. Local lockdown ini bakal mulai dilakukan mulai 30 Maret sampi 31 Juli 2020 mendatang. Seluruh perbatasan bakal ditutup.
Mas bro, paca diumumkan Lockdown ini, sejumlah sopir bus yang berangkat dari Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan tujuan Tegal mulai kesulitan menurunkan penumpang. Bus-bus tujuan Tegal ini kini bisa lagi masuk ke pusat kota. Makanya beberapa sopir bus terpaksa menurunkan penumpang mereka di pinggir jalan tol. Mereka harus lewat akses keluar buatan yang berada di pinggir jalan tol untuk sampai ke jalan raya menuju kota Tegal.
Yup mas bro, lantaran gak bisa masuk ke kota, maka perjalanan ke Tegal kini musti melalui jalur alternatif. Lantaran hal ini, dimana biasanya penumpang itu bisa turun di Tol Adiwerna lalu mereka ke kota sekitar 30 menit. Nah kini lantaran harus pake jalan alternatif, maka waktu tempuh untuk mengantarkan penumpang lebih lama sekitar 15 menit.

Beton Penutup Jalan Berdatangan

Mas bro, 2 hari jelang local lockdown di Kota Bahari ini, sudah ditandai dengan MBC beton mulai datang dan siap dipasang. Beton ini bakal dipakai untuk memblokir jalan akses masuk ke Kota Tegal. Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tegal, Sugianto menyampaikan kepada wartawan, pada hari ini Sabtu (28/3/2020), bahwa hari ini telah datang 80 MCB Beton. Besok bakal datang lagi sebanyak 80 unit.
Menurut pak Sugianto ini ada Tipe beton untuk blokir jalan ini. Pertama memiliki berat 6 kuintal dengan ukuran panjang 1 meter dan tinggi 80 cm. Tipe kedua beton seberat 2 ton. Beton kecil ukuran 6 kuintal ini bakal dipasang memblokir ruas jalan dari jalur Pantura yang mau masuk ke jalan dalam Kota Tegal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)