Ribuan Orang Tumplek di Sabuga Bandung Hadiri Seminar Sinergy Award

Ribuan Orang Tumplek di Sabuga Bandung Hadiri Seminar Sinergy Award


Ribuan Orang Tumplek di Sabuga Bandung Hadiri Seminar Sinergy Award 
BANDUNG - Wabah virus corona atau Covid-19 tidak menyurutkan semangat para peserta acara Grand Succes Seminar Sinergy Award yang digelar PT Bandung Eco Sinergy Technology di Sabuga Bandung, Minggu (15/3/2020).
Ribuan peserta dari sejumlah daerah di Indonesia antusias ingin menghadiri seminar yang digelar empat kali dalam setahun ini.
Rahmadi (49), seorang peserta dari Tangerang Selatan mengaku sengaja datang ke Bandung untuk menghadiri seminar tersebut.
Ia ingin mengetahui informasi seputar bisnis MLM serta trik berbisnis MLM.
Adanya imbauan tidak melakukan bepergian atau hadir di kegiatan dengan pengumpulan massa (banyak orang), tidak menyurutkan niatnya untuk tetap hadir.
"Insya Allah tidak apa-apa. Niatnya baik ingin cari pengalaman dan tambah ilmu," kata lelaki yang mengaku baru tiga bulan menggeluti bisnis MLM ini.
Rufaidah (46), warga Bekasi, bahkan sudah sejak Sabtu (14/3/2020), datang ke Bandung. Ia juga ingin bisa hadir di acara seminar ini.
Bersama beberapa rekannya, ia menginap di masjid yang ada di Setiabudhi Bandung. Ia mengaku tidak khawatir dengan adanya wabah Covid -19. Karena menurutnya, penularan bisa terjadi dimana saja.
"Kalau khawatir kita tidak bisa beraktivitas. Mereka yang kerja kantoran saja bisa kena, jadi jangan khawatir. Waspada saja, tetap jaga kesehatan, Insya Allah," kata perempuan yang juga mengaku baru tiga bulan mencoba tergabung dalam bisnis MLM ini.
Hal serupa juga diungkapkan Nurafni (39), warga Makasar, Sulawesi Selatan. Ia sengaja datang dari jauh untuk mengikuti acara ini untuk menambah pengetahuannya seputar bisnis MLM. Ia mengaku tidak khawatir adanya wabah Covid-19 karena sudah melakukan langkah-langkah pencegahan.
"Tida kuatir, karena peserta yang hadir juga harus diperiksa suhu tubuhnya dan lain-lain," katanya.
Dari pantauan Tribun, peserta sebelum masuk ke dalam gedung wajib menjalani screening suhu tubuh. Peserta juga diberikan masker oleh panitia untuk dimanfaatkan namun tanpa paksaan untuk digunakan. Pemberina masker hanya sebagai tindakan pencegahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Salmafina Pindah Kristen Agar Hidupnya "Dibenarkan Oleh Tuhan"