Hasil Rapid Test di Jabar: 300 Warga Positif Corona, Terbanyak di Sukabumi


Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan pers di Gedung Sate. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan data terbaru mengenai penanganan corona di Jabar. Pria yang akrab disapa Emil tersebut menuturkan, hingga kini pihaknya masih melakukan rapid test atau tes cepat dengan menggunakan 22 ribu peralatan tes yang sudah disebar ke 27 kabupaten dan kota.
Emil mengatakan, tes dilakukan dengan dua metode yakni drive thru dan door to door yang menyasar pada layanan kesehatan di Jabar. Dia memastikan, seluruh rangkaian tes dilakukan tanpa adanya kontak fisik atau kerumunan antar pasien sehingga minim potensi penyebaran wabah virus corona.
"Drive thru ini sangat baik karena bersifat masif kemudian tidak ada perjumpaan fisik dan tentunya datang sesuai antrean, jadi tidak ada kerumunan," kata dia di Gedung Pakuan Bandung, Senin (30/3).
Tes cepat COVID-19 sistem Drive Thru
Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok bersiap melakukan rapid test pendektesian COVID-19 dengan sistem "drive thru" di Cimanggis, Depok, Minggu (29/3). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Adapun hasil sementara rapid test, Emil menambahkan, diketahui terdapat 300 warga Jabar yang dipastikan positif terinfeksi corona. Nantinya, Pemprov Jabar bakal melakukan tes kedua menggunakan metode PCR atau swab untuk memastikan mereka benar positif ataukah tidak. Dengan demikian, hasil tes belum dapat dilaporkan pada pemerintah pusat sebagai acuan.
Sementara itu, mayoritas dari 300 pasien yang terinfeksi diketahui berasal dari wilayah Kota Sukabumi, bukan di Bodebek atau Bandung Raya seperti yang kerap diprediksi belakangan ini. Emil mengaku sudah memberikan arahan agar dilakukan tindakan sambil menunggu hasil tes kedua dilakukan oleh Pemprov Jabar.
"Paling besar ternyata di luar dugaan, yakni Kota Sukabumi. Jadi di sana terjadi hasil tes yang paling besar dari seluruh kota dan kabupaten di Jabar, bukan Bekasi atau Depok, tapi di Kota Sukabumi," ucap dia.
"Nah Kota Sukabumi sudah kami perintahkan untuk melakukan tindakan-tindakan sambil menunggu tes kedua ini," lanjut dia.
Lebih lanjut, Emil mengaku dirinya belum dapat merinci ketersediaan dokter dan perawat untuk menangani 300 pasien yang positif terinfeksi corona. Dia bakal merinci jika sudah dilakukan tes PCR. Adapun sejauh ini, tercatat sudah ada 149 warga Jabar yang terinfeksi corona.
"Saya belum bisa lebih jauh dari sekadar menyebut angka karena saya nanti akan sampaikan secara resmi jika sudah dilakukan yang namanya tes PCR. Tes PCR itu sedang kami lakukan kemudian setelah itu kami akan sampaikan secara detail dari demografi, wilayah seperti apa," jelas dia.
00:58
01:27
 
***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru