'From Russia With Love', Putin Kerahkan Militer ke Italia Atasi Virus Corona



Presiden Rusia Vladimir Putin bantu Italia tangani corona
Presiden Rusia Vladimir Putin bantu Italia tangani corona Foto: Russian Defence Ministry
Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan pasukan militernya untuk membantu Italia menangani virus corona. Minggu (22/3), Kremlin mulai menerbangkan tiga pesawat, salah satunya dengan pesawat militer raksasa Il-76.
Dilansir Reuters yang mengutip Kementerian Pertahanan Rusia, Putin telah membuat kesepakatan dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte untuk penanganan pasien COVID-19. Truk-truk besar dikerahkan, terpampang simbol bendera kedua negara diiringi bentuk hati bertuliskan "From Rusia With Love" --slogan yang dibanggakan Kremlin saat ini.
Kremlin menyatakan, Vladimir Putin telah menaruh perhatian kepada orang-orang Italia yang kini membutuhkan bantuan. Tercatat dalam satu hari, Italia mengumumkan 800 kasus kematian, total ada 5.000 warga Italia meninggal dunia dan 53.000 lainnya positif corona.
Presiden Rusia Vladimir Putin bantu Italia tangani corona
Presiden Rusia Vladimir Putin bantu Italia tangani corona Foto: Russian Defence Ministry
"Giuseppe Conte menyatakan rasa terima kasihnya yang tulus atas langkah yang diambil Rusia untuk mendukung Italia pada saat yang sulit," kata Kremlin.
Rusia mengirim unit berbasis truk yang mampu mendisinfeksi kendaraan, gedung dan ruang publik, serta spesialis medis dan peralatan, termasuk alat uji, ke wilayah Italia yang paling parah dihantam virus.
Tim yang dikerahkan termasuk beberapa spesialis militer medis terkemuka Rusia. Mereka diyakini memiliki pengalaman langsung memerangi wabah flu babi dan antraks Afrika, juga mengembangkan vaksin melawan Ebola.
Vladimir Putin kerahkan militer ke Italia
Vladimir Putin kerahkan militer ke Italia Foto: Russian Defence Ministry
Rusia juga memiliki kasus corona. Di Rusia, angka penderita COVID-19 mencapai 306 orang. Satu orang meninggal dunia dan 16 lainnya dinyatakan sembuh.
Belum diketahui apa langkah Kremlin selanjutnya usai kerja sama ini selesai. Moskow mengklaim telah berusaha membangun hubungan dengan NATO dan anggota Uni Eropa Italia dalam beberapa tahun terakhir. Kremlin juga meminta Roma untuk membantu membujuk Uni Eropa mencabut sanksi yang aneksasi Rusia atas Ukraina dari Krimea pada 2014.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru