China Gunakan Obat Rematik untuk Melawan Virus Corona

WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19.
Jakarta - China akan menggunakan obat arthritis atau radang sendi Tocilizumab untuk mengobati pasien virus corona. Ditujukan bagi pasien dengan kerusakan paru yang parah.
Dikutip dari Reuters, Rabu (4/3/2020), Tocilizumab bisa diresepkan untuk pasien virus corona yang menunjukkan kerusakan paru serius dan mengalami peningkatan kadar protein Interleukin 6. Protein ini menandakan radang atau penyakit imunologis.
Belum ada uji klinis yang dilakukan untuk membuktikan obat ini akan efektif pada pasien virus corona. Obat ini juga belum mendapat persetujuan National Medical Product Administration untuk dipakai pada pasien virus corona.
Para ilmuwan China saat ini telah mendaftarkan uji klinis selama 3 bulan dengan melibatkan 188 pasien virus corona. Uji klinis akan dilakukan dari 10 Februari hingga 10 Mei.
Roche, perusahaan farmasi yang memproduksi Tocilizumab dengan merk dagang Actemra, belum menanggapi kabar ini. Perusahaan farmasi China tengah berlomba-lomba menciptakan alternatif dari produk Roche.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)