Aksi Kompol Rasyad Bubarkan 200 Remaja di Kafe Surabaya untuk Cegah Corona


Polisi, Pengamanan jelang lebaran, apel pasukan
Personel polisi mengikuti Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Polres Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/5/2019). Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Pemprov Jawa Timur mencatat 20 orang warganya positif corona, hingga Sabtu (21/3). Namun hal itu sepertinya tidak membuat sejumlah warga khawatir untuk mengikuti imbauan social distancing.
Beredar video anggota polisi membubarkan pengunjung di kafe Kopir Brik, Jalan Raya Menganti Wiyung, Surabaya. Para pengunjung yang didominasi remaja mendengar imbauan tersebut langsung membubarkan diri.
"Sekali lagi mengimbau, saat ini para pengunjung untuk meninggalkan tempat," ucap aparat polisi lewat pengeras suara.
"Saya juga mengimbau kepada pemilik kafe jangan hanya mementingkan keuntungan," imbuhnya.
00:20
00:54
 
Sosok polisi yang membubarkan remaja itu adalah Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad..
“Itu saya. Saya prihatin kenapa mereka tak peduli dengan wabah ini. Saat itu ada 200 pengunjung, kami meminta mereka bubar. Untuk kebaikan mereka,” kata Rasyad kepada kumparan, Minggu (22/3).
Rasyad menuturkan, imbuan tersebut berdasarkan arahan Kapolri Jenderal Idham Azis. Ia menyebut, patroli tersebut akan dilakukan selama seminggu kedepan sampai kondisi normal.
“Kami akan patroli terus sampai 14 hari kedepan. Kemarin itu aksinya pukul 24.00 WIB,” ujar Rasyad.
Sebelumnya diberitakan, virus corona (COVID-19) mulai menyebar ke berbagai daerah. Di Surabaya sebanyak 20 pasien dinyatakan positif corona. Sedangkan di Sidoarjo, Magetan dan Kota Malang juga ditemukan positif virus corona.
"Kalau kemarin sebanyak 15 orang, hari ini bertambah 11 lagi, berarti total yang sudah terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 26 orang," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Sabtu (21/3/2020).
Berdasarkan data sebaran virus corona yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sebanyak 793 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 79 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 26 orang terkonfirmasi positif virus corona.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru