Selasa, 16 Juli 2019

Janda 40 Tahun Tidur Bareng Berondong 17 Tahun di Hotel, Ngakunya Ibu Kandung Saat Digerebek

Janda 40 Tahun Tidur Bareng Berondong 17 Tahun di Hotel, Ngakunya Ibu Kandung Saat Digerebek

Licengsui 081393621657 

Seorang janda 40 tahun rela ke Jambi dari Jakarta, karena sang  janda ingin bertemu berondong 17 tahun 
di Jambi itu.
Sengaja mencari tempat sepi, janda dan berondongnya tidur bareng 
di hotel, selama 2 hari tak keluar kamar.
Namun simak, kronologi penggerebekan saat  janda 40 tahun tidur bareng berondong 17 tahun di hotel.
WartaKotaLive melansir TribunLampung, seorang janda 40 tahun rela datang dari Jakarta ke Jambi untuk temui berondong 17 tahun.
Di Jambi, ternyata wanita dewasa dan pemuda ini sengaja mencari tempat sepi.
MM (40) dan IR (17) itu tidur di sebuah hotel di Kota Jambi.
Selama dua hari mereka berdua berada di kamar hotel.
Sebelumnya pasangan tanpa ikatan perkawinan itu digrebek anggota Polsek Pasar Kota Jambi saat razia penyakit masyarakat (Pekat) pada Jumat (12/7/2019) malam.
Janda yang berusia 40 tahun itu berada di kamar hotel selama dua hari, bersama seorang pria.
Razia pekat yang dipimpin Kapolsek Pasar, AKP Sandy Mutaqqin, itu mengamankan wanita MM (40) warga Jakarta Selatan dan pria IR (17) warga RT 04, Kenali Asam Atas, Kota Jambi.
Menyebut sang janda sebagai ibunya
Awalnya, IR mengaku bahwa MM ibunya.
Belakangan saat didesak polisi, akhirnya dia mengakui MM bukan ibunya.
Ternyata, pasangan ini sudah booking hotel untuk empat hari.
Namun pada hari kedua di hotel, mereka sudah terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) Polsek Pasar.
MM mengaku berada di Jambi selama empat hari.
"Baru dua hari di Jambi," ungkapnya.
Ketuk Kamar Berkali-kali
AKP Sandi Mutaqin mengatakan operasi Pekat 2019 dilakukan dalam rangka mencegah penyakit masyarakat.
Saat mendatangi kamar, awalnya Tim Polsek Pasar sempat beberapa kali mengetuk pintu kamar tersebut, namun tidak kunjung dibuka.
Kedua pasangan beda usia yang sangat jauh itu, diduga melakukan praktik prostitusi.
Polisi mengatakan sang pria IR (17 tahun) tampak gugup saat dinterogasi.
"Awalnya dia bilang wanita itu ibunya. Tapi ketika disesak kebenarannya, dia balik mengakui bahwa wanita itu bukan ibunya," tutur seorang anggota.
Pakai Celana Pendek
Saat pintu dibuka, brondong IR tengah tidak berbaju.
Dia hanya mengenakan celana pendek dan tampak gagap saat ditanya polisi.
MM juga menyebut mengenal brondong IR melalui akun Facebook.
"Kenal lewat chat via facebook terus komunikasi hingga sampai sini," tuturnya.
Menurut wanita asal Jaksel itu, ia tidak lagi bersuami dan memiliki dua orang anak yang saat ini berada di Jakarta.
"Anak di Jakarta," ungkapnya.
Dari percakapan di pesan facebooknya mereka saling memanggil sayang.
Panggilan sayang itu bahkan saat perjalanan dari Bandara Sultan Thaha Saifudin menuju hotel.
"Sayang di mana? Sudah berjalan dari bandara," kata IR ke MM.
AKP Sandi Mutaqin mengatakan keduanya ditahan di Mapolsek Pasar.
"Kita amankan terlebih dahulu untuk dimintai keterangan, karena keduanya diduga melakukan tindakan protitusi," jelasnya.
Perselingkuhan di Jalan Obi
Apa yang dilakukan sang suami ini membuatnya menemukan kenyataan pahit.
Sengaja, dia membuntuti istrinya yang keluar dari rumah.
Dengan sabar dia menguntit sang istri meski memendam rasa penasaran dan curiga.
Menggunakan mata kepala sendiri, dia melihat istrinya masuk halaman penginapan.
Selama satu jam, sang suami menunggu di depan kamar.
Kasus perselingkuhan membuat "ramai" Buleleng.
Seorang ibu muda bernisial LA (32) di Kecamatan Sawan, Buleleng, kedapatan berselingkuh dengan pria idaman lain bernisial B (36).
Melansir Tribun Bali, keduanya tepergok sedang asyik bermesraan di kamar penginapan kawasan di kawasan Singaraja.
Perselingkuhan ini dipergoki W (39), yang tidak lain suami LA sendiri.
Saat tepergok, sang istri tengah berada di dalam kamar, Minggu (2/9/2018).
B hanya mengenakan kaus singlet.
Tak terima dengan kejadian ini, W melaporkan sang istri bersama dengan pasangan selingkuhannya ke Mapolres Buleleng untuk ditindaklanjuti.
Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, ketika dikonfirmasi pada Senin (3/9/2018), membenarkan adanya kasus perselingkuhan tersebut.
W memang sudah sejak lama mencurigai jika sang istri melakukan perselingkuhan.
Pada hari Minggu, ia memutuskan untuk membuntuti sang istri.
Hatinya kian teriris, saat melihat sang istri yang bekerja sebagai ibu rumah tangga ini masuk ke sebuah penginapan di Jalan Pulau Obi.
Sekira satu jam ia menunggu LA di depan penginapan tersebut.
Namun nahas, LA tak kunjung keluar.
Emosinya memuncak.
Ia memutuskan untuk mendobrak pintu kamar, tempat sang istri berselingkuh.
"Sudah dibuntuti saat pamit keluar dari rumah. Ditunggu satu jam dari luar, kemudian langsung digerebek.
Ditemukan di dalam kamar berduaan. Selesai belum selesai, masih menunggu hasil visum apakah terdapat sperma di tubuh LA atau tidak," ungkap Iptu Sumarjaya.
Di hadapan penyidik, LA dan B mengaku telah menjalin hubungan asmara sejak tiga bulan yang lalu.
LA dan B sama-sama berasal dari banjar yang sama.
Kemudian Unit PPA Polres Buleleng melalukan penyidikan.
LA bersama dengan pasangan selingkuhannya dikenakan Pasal 284 KUHP tentang Perzinahan.
Sementara itu, barang bukti yang sudah diamankan baju dan pakaian dalam yang dikenakan oleh LA dan B.
"Kami juga sudah melakukan visum, namun hasilnya belum diterima. Kasus perzinahan ini tidak dihukum penjara, namun hanya wajib lapor. LA ibu rumah tangga, sementara B seorang buruh," tutupnya.
Jadi Perias Pengantin Pacar yang Selingkuh
Beberapa waktu beredar kisah viral sebuah curhatan seorang perias pengantin di media sosial.
Sebuah jeritan hati, karena ia diminta menjadi perias pengantin sang mantan kekasih yang kini akan menikah dengan wanita selingkuhannya.
Sebuah kisah pilu ini menjadi perbincangan di media sosial da banyak mendapat komentar netizen.
Hal ini diketahui lewat sebuah postingan akun Instagram @makassar_iinfo pada Minggu (7/7).
Curhatan wanita ini awalnya berasal dari Twitter pribadi wanita ini.
Wanita ini bernama Aghnia Melinda seorang makeup artis yang pada awalnya coba-coba namun kini menjadi besar.
Awalnya ia diminta merias keluarga sang mantan di pernikahannya.
Ini dikarenakan sebelumnya Melinda pernah merias kakak mantan kekasihnya dan beberapa saudaranya.
Mereka merasa puas dengan hasil riasan Melinda.
Saat itu ia tak pernah mengira ibu sang mantan ini akan memintanya merias keluarga besar di hari pernikahan mantan kekasihnya yang sudah menjalin hubungan hampir 5 tahun ini.
"Mamanya hubungin minta aku untuk jadi MUA-nya."
"Mamanya bilang untuk makeup keluarga besarnya dan minta aku bawa tim dan asisten,"
"Ini gimana kalau aku jadikan thread? Gimana kalo aku bikin buku judulnya: 'Hubunganku 5 tahun kandas diselingkuhi berakhir ngerias keluarganya di hari pernikahannya,'" cuit wanita kelahiran Malang ini.
Aghnia awalnya menuliskan curhatannya ini agar mereka yang memiliki cerita yang sama dengannya tidak bersedih lagi dan dapat bangkit kembali.
Postingan ini pun mendapat banyak sekali respon dari netizen.
"Kalo gue yang ngerias gue jadiin kek kuyang itu manten," komen akun @a.hesss.
"Kenapa setiap tukang selingkuh pasti bahagia:') kita yang sabar jdi sakit hati melulu," tulis akun @swhyccii_.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar