Kamis, 27 Juni 2019

Mobil Anti-Peluru 'Kaum Ningrat', Cocok untuk Politisi

Volvo XC90. Foto: Volvo

Jakarta - Mobil anti-peluru dibutuhkan oleh beberapa kalangan yang membutuhkan pengawalan ekstra. Biasanya mobil ini banyak digunakan oleh kalangan diplomat, politisi, pengusaha papan atas, pasukan keamanan, hingga polisi yang membutuhkan keamanan.

Biasanya mobil dengan proteksi nomor wahid identik dengan pabrikan asal Jerman. Kali ini produsen mobil 'Kaum Ningrat' asal Swedia, Volvo pun tak mau ketinggalan. Volvo membuat SUV XC90-nya semakin kuat dengan perlindungan ekstra anti-peluru. 

Hampir dua tahun bagi Volvo untuk mengembangkan XC90 anti-peluru dan mendapat peringkat kedua dari VPAM VR8. Sekadar informasi, VPAM merupakan organisasi riset, uji coba dan juga pengembangan dari sebuah peluru. Lapisan baja yang melindungi XC90 juga tahan terhadap ledakan.

Lapisan baja yang melindungi Volvo XC90 adalah AWD Volvo XC90 T6. Usai mobil selesai diproduksi di pabrik Torslanda, Swedia Volvo XC90 diantar ke TRASCO di Jerman untuk melapisinya dengan baja anti-peluru.

Lapisan baja itu memiliki ketebalan 0,39 inchi atau sekitar 10 mm dan ketebalan kaca mencapai 50mm.

Adanya proteksi tambahan pada tubuh Volvo XC90 membuat bobotnya meningkat 1.400 kg. Dengan begitu berat Volvo XC90 menjadi 4.490 kg termasuk lima orang penumpang di dalamnya. Volvo pun mengimbanginya dengan peningkatan suspensi juga sistem pengereman karena bobot yang semakin berat.

Meski dilapisi baja anti-peluru tingkat atas, Volvo menyebut tak ada perbedaan antara XC90 dengan versi standarnya. 

"Sejujurnya tak ada perbedaan mencolok dengan XC90 model standar," jelas Marketing Director di Volvo Special Vehicles dikutip Motor1, Kamis (27/6/2019).

Ini bukanlah mobil pertama dari Volvo yang anti-peluru. Produsen mobil 'Kaum Ningrat' itu juga memiliki lapisan anti-peluru yang lebih ringan yakni XC60 T6 AWD Inscription dan XC90 T6 AWD Inscription. Bagi konsumen yang berminat untuk memarkir XC90 anti-peluru di garasi bisa memesannya mulai sekarang dan pengiriman baru akan dilakukan pada akhir 2019. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar