Kamis, 13 Juni 2019

FPI Bandung Ralat Pernyataan Kirimkan 500 Orang ke MK

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Kota Bandung, Ahmad Kurniawan mencabut pernyataannya yang menyatakan bakal mengirimkan ratusan anggotanya ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, untuk mengawal proses sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019. 

"Dengan ini, saya Ahmad Kurniawan, selaku Sekretaris FPI Kota Bandung, memberikan klarifikasi dan mencabut keterangan yang tadi disampaikan terkait kehadiran FPI ke MK. Itu bukan anggota FPI, tapi warga biasa yang siapa pun bisa hadir," ujar Ahmad dalam pesan elektronik yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (12/6) malam.

Ahmad mengatakan, tak ada instruksi, baik dari DPP ataupun DPD, untuk hadir mengawal persidangan PHPU Pilpres 2019 di MK pada Jumat (14/3) mendatang.

"Oleh karena itu, dengan klarifikasi ini bisa menjadi jelas," pungkas Ahmad.

Diberitakan sebelumnya, FPI Kota Bandung menyatakan bakal mengirimkan ratusan anggotanya ke MK untuk mengawal proses sidang PHPU Pilpres 2019. Hal ini dilakukan FPI Kota Bandung meski calon presiden Prabowo Subianto sudah mengimbau para pendukungnya untuk tidak berbondong-bondong mendatangi MK.

Disebutkan, sebanyak 500 anggota FPI Bandung akan datang mengawal persidangan PHPU Pilpres 2019 di MK, Jakarta. "Pasti kami berangkat. Sudah kami rapatkan 500 massa," kata Ahmad sebelumnya.

Ahmad juga mengatakan, keberangkatan dilakukan tanpa adanya penugasan khusus dari pihak manapun, termasuk DPP FPI. Keberangkatan ratusan anggotanya merupakan inisiatif organisasinya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar