Minggu, 02 Juni 2019

BREAKING NEWS: 8 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Tol Tembalang Semarang

BREAKING NEWS: 8 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Tol Tembalang Semarang
SEMARANG - Kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan terjadi di ruas Tol Tembalang Km 9, dalam Kota Semarang, Minggu (2/6/2019) pukul 16.00.
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Namun, lima orang mengalami luka ringan.
Kecelakaan berawal ketika truk pengangkut buah bernomor polisi E9872E melaju dari Tembalang ke Jatingaleh.
Truk dikemudikan oleh Budiyono (42) warga Banyuwangi Jawa Timur.
Di turunan Tol Tembalang tepatnya di Km 9, sopir tak kuasa mengendalikan laju truk.
Kendaraannya kemudian menghantam tujuh mobil yang tengah terjebak kemacetan di depannya.
"Waktu itu macet.
Tahu-tahu diseruduk truk dari belakang sebelah kiri.
Saat itu saya fokus ke kanan, lihat jalan yang macet," sebut seorang korban, Johan Mahendra (35) di lokasi kejadian kepada Tribunjateng.com.
Ia mengendarai mobil Toyota Rush bersama istri dan kedua anaknya.
Beruntung, ia dan keluarganya selamat dari kecelakaan tersebut.
Malang, kendaraannya mengalami pecah ban dan sasis bengkok.
Ketujuh mobil yang dihantam truk rata-rata mengalami kerusakan di bagian belakang dan depan.
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, korban luka ringan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Elisabet untuk mendapat perawatan.
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan masih dilakukan evakuasi hingga Minggu petang.
"Dugaannya rem blong atau terlambat mengerem.
Kami sedang melaksanakan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," ujarnya.
Selain truk, kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan adalah Rush nopol AA 8937 PB dan Sigra A 1163 ZT.
Kemudian ada Isuzu Panther AD 8906 KS, Avanza H 8862 MF, dan Xenia B 1124 BOU.
Selanjutnya Grand Livina B 1159 TFV dan Avanza B 1374 VI.
Di sisi lain, lanjut Kasatlantas, selama lima hari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019 sejak Rabu (29/5/2019) lalu, kejadian serupa telah tiga kali terjadi di Kota Semarang.
"Semuanya mempunyai tipologi karambol di tol.
Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa," katanya.
Dia mengimbau agar para pengendara berhati-hati saat melaju.
Selalu menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan sesuai aturan.
Pengemudi yang capai atau mengantuk harus beristirahat di rest area atau pos mudik.
Hindari beristirahat atau menepikan kendaraan di bahu jalan.
"Masing-masing harus aware atau sadar diri terhadap kondisi fisik dan pikiran.
Kalau capai atau mengantuk beristirahat dulu," tandasnya.
Sopir atau pengguna jalan juga harus mengecek kondisi kendaraan.
Menempuh jarak dekat atau jauh,  kondisi kendaraan wajib prima agar tidak membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar