Kamis, 30 Mei 2019

Gerindra Nilai Prabowo Tak Wajib Jelaskan ke Publik soal ke Luar Negeri

Wakil Ketua Umum Partai GerindraSufmi Dasco Ahmad angkat bicara mengenai ucapan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani yang menyarankan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan penjelasan ke masyarakat soal kepergiannya ke luar negeri. Menurut dia, Prabowo tidak ada kewajiban untuk memberikan penjelasan semacam itu.

"Tidak ada kewajiban kepada Pak Prabowo Subianto untuk menjelaskan kepada publik tentang kepergian yang bersifat pribadi," kata Dasco pada merdeka.com, Rabu (29/5).
Dasco menuturkan, Prabowo adalah warga negara yang bebas dan sedang tidak berada dalam pemantauan keamanan. Sehingga, lanjutnya, tidak ada kewajiban bagi Mantan Danjen Kopassus itu untuk memberikan penjelasan ke publik.
Apalagi beliau adalah warga negara bebas yang bisa pergi kemanapun karena tidak dicekal dan tidak dalam pemantauan oleh otoritas keamanan di Republik Indonesia," ungkapnya.
Dia pun kembali menegaskan, tujuan Prabowo bertandang ke Austria hanya untuk urusan bisnis yang tertunda saja. Sebab, masalah bisnis Prabowo banyak yang tertunda karena urusan Pilpres 2019.
"Kepergian beliau dalam rangka bisnis ada beberapa bisnis yang sudah lama ingin direalisasikan termasuk meeting-meeting penting itu kemudian dijadwalkan ulang agendanya karena kesibukan pilpres. Nah setelah agak sengangang seperti ini beliau kemudian melakukan beberapa perjalanan," ucapnya.
Dasco juga menambahkan, Prabowo berangkat ke Austria hanya ditemani orang-orang terdekat. Seperti asisten pribadi hingga konsultan bisnis.
"Nanti kalau dicek itu ada yang memang konsultan perusahaan ada juga yang cuman penasihat-penasihat pribadi gitu. Jadi tidak betul bahwa warga negara asing seperti Amerika dan Rusia itu pergi untuk urusan lain selain urusan bisnis," ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua TKN, Arsul Sani menilai wajar jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertandang ke luar negeri. Namun, dia meminta Prabowo untuk menjelaskan meminta pergi ke luar negeri pada masyarakat.
"Misalnya di media sosial apa yang diharapkan Pak Prabowo memberikan penjelasan juga tentang kepergian dia ke luar negeri," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta , Rabu (29/5).
(mdk/eko)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar