Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Gaya Mudik Presiden Dildo Nurhadi Mudik Naik Honda C70 Bikin Polisi Bengong

Gambar
Pasti masih ingatkan?Jelang pilpres 2019 lalu viral dengan munculnya penantang baru dari pasangan Dildo. Dildo singkatan dari Nurhadi dan Aldo,  Capres dan cawapres yang mengaku dari nomor urut 10 diusung koalisi "Tronjal-Tronjol Maha Asik". Nah, Nurhadi ternyata sosok tukang pijat yang aslinya pengusaha pijat refleksi dan obat tradisional. Ketika ramai mudik, muncul Nurhadi sedang melakukan perjalanan mudik.

Calon presiden Nurhadi dan pasangan cawapres-nya Aldo di akun Twitter mereka di @nurhadi_aldo yang menjadi viral.(Twitter/@nurhadi_aldo) Mudik unik dilakukan Presiden Nurhadi mengendarai Honda C70 warna merah yang dulu beken disebut BMW alias bebek merah warnanya. Uniknya pelat motor BMW tersebut menggunakan tulisan MUDIK 2019. Makin unik mudik Presiden Nurhadi berpakaian ala anak masa kini.

Presiden Nurhadi mengenakan celana pendek dan di belakangnya terlihat kardus yang diikat. Jadi perhatian polisi yang sedang jaga di pertigaan. Mudik unik ala presiden Nurhadi ini jug…

Membandingkan Materi Gugatan Prabowo ke MK Pilpres 2014 Vs Pilpres 2019

Gambar
Jakarta - Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggugat Keputusan KPU soal Hasil Pilpres 2019. Lima tahun lalu, Prabowo saat berpasangan dengan Hatta Rajasa juga menggugat hal serupa ke MK. Begini perbandingan dua berkas tersebut.

1. Jumlah Halaman Gugatan
Pada 2014, berkas gugatan Prabowo mencapai seribu halaman lebih. Adapun untuk 2019, hanya 37 halaman.

2. Jumlah Pengacara
Pada 2014, jumlah pengacara yang jadi tim hukum Prabowo-Hatta mencapai seratusan advokat. Di antaranya Maqdir Ismail, Firman Wijaya, Alamsyah Hanafiah, Didi Supriyanto, Mahendradatta, Dorel Almir, Elza Syarief, Habiburokhman, Sufmi Dasco Ahmad, Eggi Sudjana, Heru Widodo, Syaiful Bakhri, SF Marbun, Zainuddin Paru, Agus Setiawan, Jamaludin Karim, Tina Haryaning, Difla Wiyani, Fahmi H. Bachmid, Sattu Pali, Totok Prasetiyanto.

Ikut pula Robinson, Samsudin, Dhimas Pradana, Sukirman, Syarifuddin, Kristian Masiku, Bagus RP. Tarigan, Melissa Christianes, Slamet T, Panhar, Makawi, Abdulrahman Tarjo, Shanti Dewi, Gani Latar, Guntur F…

Ini Saran PPP ke Sandi yang Merasa Hukum Cuma Tajam ke Oposisi

Gambar
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno meminta proses penegakan hukum tak hanya tajam ke pihak oposisi. Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP, Arsul Sani menyarankan Sandiaga tak hanya berkoar-koar di media tapi menyampaikan harapannya ke pihak terkait. 

"Jika paslon 02 atau BPN (Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) merasakan ada ketidakberimbangan dalam proses penegakan hukum, maka sebagai anggota Komisi III DPR saya menyarankan beberapa langkah yang bisa dilakukan secara alternatif maupun kumulatif, dalam arti dijalankan secara keseluruhan. Jangan soal-soal yang mereka rasakan tersebut hanya disuarakan via media," ungkap Arsul kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Arsul menyarankan Sandiaga atau kubu pasangan nomor urut 02 itu berkomunikasi langsung dengan jajaran Polri, bila perlu langsung ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Ia juga menyinggung soal perwakilan parpol koalisi Prabowo-Sandi, Gerindra, PAN, PKS, Demokrat yang juga bisa bersuara secara formal melalui fra…

Sebentar lagi Lebaran, Presiden Jokowi Potong Rambut

Gambar
Menyambut Lebaran kali ini, Presiden Jokowi ingin tampilan baru yang lebih fresh. Hal ini terlihat dari video yang baru saja dibagikan di akun Twitter-nya, @jokowi.

Dalam keterangan video itu, Jokowi menjelaskan kalau dirinya mencukur rambut dalam rangka menyambut Lebaran. Ia memotong rambut di dalam Istana Kepresidenan dan tukang cukur yang ditunjuk merupakan tukang cukur langganannya, Mas Jum.

Selagi menyukur rambut, Mas Jum masih sempat-sempatnya beriklan ke Jokowi. "Kalau cocok dan pengin cukur, datang aja ke counter kami, namanya Paragina. Alamatnya Jalan Sancang Nomor 7 samping (Bakso) Pa'de Jangkung," katanya.

Kemudian Jokowi menambahkan alamatnya, "Bogor". Lalu, Mas Jum merespon kembali, "Bogor Utara". Mas Jum bahkan sempat meledek Jokowi. "Entar jangan lupa, ditunggu kedatangannya," ucapnya sembari tersenyum malu.

Jokowi pun ikut tersenyum mendengar permintaan Mas Jum yang ingin sekali counter cukur rambutnya dikunjungi. Jika dilihat da…

Kivlan Zen Resmi Dijebloskan ke Rutan Militer Guntur

Gambar
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zenresmi ditahan di Rutan POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Pusat, setelah menjalani proses pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama 28 jam.
Berdasarkan reportase Antara, Kivlan yang mengenakan kemeja biru, keluar dengan dikawal petugas kepolisian Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya hari Kamis pada pukul 20:00 WIB.

Dari informasi yang beredar, Kivlan akan diamankan di Rutan POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Pusat.
Tanpa melontarkan sepatah katapun, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ini hanya melambaikan tangannya ke arah awak media yang sudah menunggu Kivlan sejak masuk ke ruang pemeriksaan Rabu (29/5) pukul 16:00 WIB.

Kendati terus disapa oleh awak media, Kivlan terus dikawal oleh petugas masuk ke mobil penyidik Jatanras Polda Metro Jaya.

Keluarga dari purnawirawan berpangkat terakhir Mayor Jenderal tersebut, juga dikabarkan sudah menungg…

Muhammadiyah: Idul Fitri 1440 H Jatuh Pada 5 Juni 2019

Gambar
Yogyakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 syawal 1440 hijriyah jatuh pada tanggal 5 Juni 2019. Penetapan tersebut berdasarkan hasil hisab haqiqi dari majelis tarjih dan tajdid PP Muhammadiyah.
"Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui majelis tarjih dan tajdid telah menetapkan bahwa 1 syawal 1440 hijriyah jatuh pada tanggal 5 Juni 2019," kata Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Hal itu disampaikan Haedar kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro No 23 Yogyakarta, Kamis (30/5/2019).

"Karena itu, berkaitan dengan idul fitri 1440 Hijriyah kami mengucapkan selamat idul fitri, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin," sambungnya.

Haedar berharap momentum 1 syawal atau idul fitri 1440 hijriyah dijadikan sebagai sarana untuk saling memaafkan, dan sarana untuk merekatkan kembali persaudaraan kita sebagai bangsa.
"Kedua, jadikan idul fitri sebagai momentum untuk secara bersama-sama kita umat Islam dan bangsa Indonesia …

Mendikbud: Penerapan PPDB Zonasi Hapus 'Label' Sekolah Favorit

Gambar
Yogyakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menyebut penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi bertujuan untuk menghapus label sekolah favorit.

"Iya (PPDB menghapus label sekolah favorit), yang favorit itu harus anak. Jadi setiap sekolah, semua sekolah nanti harus bagus, harus favorit, standar pelayanan minimum harus terpenuhi," kata Muhadjir di Kantor PP Muhammadiyah Yogya, Kamis (30/5/2019).

Muhadjir menyadari setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah termasuk PPDB pasti mendapat tentangan dari beberapa pihak. Seperti tentangan dari wali murid yang khawatir anaknya tidak akan kompetitif di sekolah tempatnya belajar.

Terkait hal ini, Muhadjir memastikan kompetisi di sekolah yang di atur dalam mekanisme PPDB zonasi akan tetap kompetitif. Setiap peserta didik masih bisa bersaing menjadi yang terbaik di tingkat sekolah maupun di tingkat yang lebih tinggi.

"Kompetisi itu masih tetap hidup. Tapi nanti tidak sekolah yang me…

Tersangka Pembunuh Bayaran adalah Sopir Kivlan Zen

Gambar
Empat dari enam tersangka pembunuh bayaran mengenal Kivlan Zen. Bahkan, satu tersangka bekerja sebagai sopir pribadi Kivlan.

Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zen ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api, oleh penyidik Polda Metro Jaya, sejak Rabu (29/5) petang selepas menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Bapak Kivlan Zen ini semenjak sekitar sore tadi sekitar jam 16.00 dimulai pemeriksaannya oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya, diawali sebenarnya dengan penangkapan ya," kata Koordinator kuasa hukum Kivlan Zen, Djudju Purwantoro, di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5) dini hari. Pasalnya, lanjut Djudju, setelah Kivlan diperiksa di Bareskrim Polri pada saat yang bersamaan, beliau dinyatakan ditangkap dengan sangkaan UU darurat itu nomor 12 tahun 1951 oleh Polda Metro Jaya dengan status laporan tipe A. "Jadi penyidik yang bikin laporan. Itu dikaitkan dengan persoalan apakah menyimpan maupun menggunakam senjata api tanpa…

Setelah Diperiksa 28 Jam, Kivlan Zen Dibawa ke Rutan Guntur

Gambar
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen dibawa ke Rumah Tahanan Guntur dari Mapolda Metro Jaya untuk menjalani masa tahanannya, Kamis (30/5/2019). 

Kivlan keluar dari Gedung Direktorat Kriminal Umum Mapolda Metro Jaya pada Kamis sekira pukul 20.08 malam setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 28 jam sejak Rabu (29/5/2019). Berdasarkan pantauan Kompas.com, Kivlan dikawal ketat delapan anggota kepolisian. 

Baca juga: Kivlan Zen Ditahan, Kuasa Hukum Siapkan Praperadilan dan Penangguhan 

Kivlan tampak hanya menunduk saat keluar dari gedung menuju mobil. Meski dikawal ketat, Kivlan yang mengenakan kemeja abu-abu tampak tidak diborgol. Tak ada sepatah kata yang dikeluarkan Kivlan kepada awak media imbas ketatnya pengawalan polisi. 

Baca juga: Menhan Tak Yakin Kivlan Zen Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Empat Tokoh Nasional 

Kivlan langsung dibawa masuk ke dalam mobil dan diberangkatkan menuju Rutan Guntur dengan iring…

Menhan Prihatin Senior dan Juniornya di TNI Terkait 22 Mei

Gambar
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu prihatin dengan sejumlah kasus yang menjerat purnawirawan TNI terkait aksi 22 Mei. Ia menyebut para purnawirawan itu adalah senior dan juniornya di TNI.

"Terus terang saja di sana banyak purnawirawan, itu senior saya, ada adik angkatan saya juga. Sebagai sama-sama purnawirawan sebetulnya tidak baik, ini tidak boleh terjadi. Kenapa bisa begitu?" ujar Ryamizard di kantornya, Kamis (30/5).

Diketahui mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen telah ditetapkan sebagai tersangka makar dan kepemilikan senjata api. Selain Kivlan, polisi juga menetapkan mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal Purnawirawan Soenarko sebagai tersangka kepemilikan senjata api.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini mengatakan para purnawirawan TNI itu sudah berpuluh tahun mengabdi pada bangsa dan negara. Ia mengaku sedih karena harusnya mereka tak terjerat kasus.

"Teman-teman kita banyak …

Update Kasus Kerusuhan 22 Mei 2019, Hasil Autopsi Harun Rasyid Diumumkan hingga Kivlan Zen Ditahan

Gambar
SEXUIL.COM - Pengungkapan kasus kerusuhan 22 Mei 2019 terus berjalan. Terbaru, hasil autopsi salah satu korban tewas dalam kerusuhan 22 Mei, Harun Rasyid (15) telah keluar. Di sisi lain, polisi juga menahan Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen dalam kasus kepemilikan senjata apil ilegal.  Berikut fakta terbaru dari pengungkapan kasus kerusuhan 22 Mei 2019 sebagaimana dirangkum Tribunnews.com, Kamis (30/5/2019):  1. Hasil Autopsi: Harus Tewas Akibat Luka Tembak Hasil autopsi terhadap remaja bernama Harun Rasyid (15) yang ditemukan tewas di Jembatan Slipi saat kerusuhan pada Rabu (22/5/2019), telah keluar. Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol dr Musyafak mengatakan, Harun tewas akibat luka tembak. "Sudah, hasil autopsinya luka tembak. Luka tembak dari lengan kiri atas, ya dari lengan kiri menembus ke dada," kata Musyafak kepada Kompas.com, Kamis (30/5/2019). Kericuhan peserta aksi unjuk rasa terus terjadi di Jalan KH Wa…

Menhan: Jangan Sampai Saya Turun Tangan, Nanti Tak Ada Lagi Negosiasi

Gambar
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu angkat bicara soal situasi keamanan negeri selepas pemilu. Ketidakpuasan akan hasil pemilu disebut Ryamizard dapat disalurkan pada mekanisme yang ada, tetapi menurutnya jangan sampai muncul bibit-bibit yang mengganggu kedaulatan negara.

"Dalam situasi seperti ini saya melihat ini masih masalah ketertiban masyarakat, biarkan saja polisi bekerja," ucap Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2019).

"Mana kala itu sudah berubah situasinya, sudah mengganggu kedaulatan negara dan keutuhan negara, termasuk di situ ada masalah ideologi, mengganggu keselamatan bangsa, saya harus turun," imbuh Ryamizard.

Untuk itu Ryamizard mengimbau bagi semua pihak untuk benar-benar menjaga ketertiban bangsa. Bila muncul kerusuhan seperti pada 21-22 Mei 2019 maka menurutnya yang merugi adalah masyarakat.

"Masa negara demokrasi mau bunuh-bunuhan. Janganlah. Sekali lagi saya berharap tidak terjadi…

Pengakuan Pria Kekar yang Viral karena Jualan Durian, Syok dan Ketakutan

Gambar
Jakarta - Model binaraga asal Malaysia sempat menjadi viral dan membuat heboh jagad media sosial pada 2015 silam. Pria bernama Jordan Yeoh ini populer dalam semalam karena beredar foto ia berjualan durian di pinggir jalan.

Dinilai netizen terlalu tampan dan atletis untuk berjualan durian, Jordan Yeoh yang juga berprofesi sebagai trainer fitnes pun dijuluki 'pangeran durian'. Padahal, kala itu Jordan hanya membantu bisnis temannya untuk berjualan.

Postingan fotonya yang beredar di Facebook dibagikan sebanyak 18 ribu kali, hanya dalam empat hari hingga membuatnya jadi pemberitaan. Selang tiga tahun berlalu sejak dirinya viral, Jordan akhirnya buka suara tentang perasaannya menjadi 'selebriti' dalam semalam.

Foto: Istimewa
Kepada Asia One, pria bertubuh kekar ini mengaku terkejut hingga syok. Bagaimana tidak, dia yang notabene bukan siapa-siapa, mendadak dihubungi media untuk wawancara.

"Satu jam (setelah foto di-posting), suratkabar China menghubungiku dan aku tidak …

HEADLINE: 4 Tokoh Nasional Jadi Target Pembunuhan, Kapan Dalang Diungkap?

Gambar
Jakarta - Satu pucuk senjata api laras panjang dipamerkan polisi di depan para wartawan saat jumpa pers usai kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Sambil memegang senjata api itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal memberikan pernyataan mencengangkan. Di balik kerusuhan 22 Mei, ada kelompok yang berupaya membunuh sejumlah tokoh nasional dan pimpinan lembaga survei.

Para tersangka yang sudah diamankan masing-masing berinisial TJ, HK, AF, AZ, IF dan AD. Mereka diduga merupakan jaringan pembunuh bayaran. Kelompok ini akan menggunakan senjata api ilegal itu untuk membunuh tokoh nasional dan pimpinan lembaga survei. Mereka pun telah melakukan survei serta mengambil foto empat tokoh yang dijadikan target penembakan. "Tersangka TJ diminta membunuh dua orang tokoh nasional. Kemudian tersangka HK mendapat perintah membunuh dua tokoh nasional lainnya. Jadi empat target kelompok ini mengabisi nyawa tokoh nasional," ungkap Iqbal, Senin 27 Mei 2019 lalu. Kapolri Jenderal Tito Karnavian …