Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Di daerah ini Salib Bukan Sebagai Lambang Kekristenan Tapi Lambang Budaya

Gambar
Beberapa bagian Jerman memerintahkan setiap gedung gereja untuk dipasangi salib pada pintu masuknya. Pemerintah Bavaria menjelaskan kalau salib tidak seharusnya hanya dilihat dari segi keagamaan, melainkan untuk mencerminkan bagian Jerman selatan sebagai "Identitas budaya dan pengaruh  orang Kristen Barat." Kegiatan ini juga bermaksud untuk mengekspresikan karakter historis dan budaya Bavaria dan menyajikan komitmen yang nyata terhadap nilai-nilai inti dari tatanan hukum dan sosial di Bavaria. Memajang salib sudah menjadi sebuah kewajiban yang harus ada pada setiap sekolah negeri dan ruang persidangan di Bavaria yang warganya kebanyakan beragama Katolik. Dilansir dari Catolicnewsagency.com, keputusan ini tidak akan mempengaruhi bangunan yang ada di pemerintahan kota dan federal di Bavaria. Meskipun tidak diwajibkan, mereka tetap didorong untuk melakukan hal serupa. Menurut beberapa sumber dan pengamat, keputusan menaruh lambang salib di setiap pintu masuk ruang kantor pemerintah …

Kekurangan Dana dan Pekerja, 9 Gereja Katolik Ditutup Permanen

Gambar
Uskup Robert Harris, yang memimpin keuskupan Santo Yohanes Kanada mengumumkan penutupan sembilan gereja Katolik Roma secara permanen. Dia menegaskan penutupan ini dilakukan untuk mengefektifkan fungsi gereja Katolik yang ada di sana.

Penutupan gereja ini akan dilakukan sejak September 2018 mendatang. Adapun gereja yang dimaksud diantaranya 5 gereja di wilayah Saint John, 1 di Fredericton,dan 3 di Miramichi. Penutupan gereja ini diharap bisa menjadi awal untuk mereorganisasi ulang keuskupan yang membawa jumlah paroki turun dari 58 menjadi 27 gereja.

Perampingan ini diyakini akan mengurangi sekitar 35 persen bagian keuskupan yang ada. Keseluruhan imam, yang terdiri dari 31 orang, akan membagi waktu dan sumber daya mereka untuk menjalankan sisa gereja yang ada.


“Saya tidak suka menutup gereja. (Tapi) gereja-gereja membutuhkan pekerja dan uang yang mereka butuhkan,” ucap Uskup Robert Harris.

Sumber : jawaban.com

Mengaku Pendeta dan Gelapkan Uang Korban Jadi Motif Penipuan Baru, Berhati-hatilah!

Gambar
Seorang wanita bernama Jurnasti Taslim jadi korban penipuan oleh warga negara asal China yang mengaku pendeta. Jurnasti ditipu di Pasar Petojo, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 April 2018.

Pelaku terdiri dari enam orang. Masing-masing menjalankan perannya. Ada yang mengaku sebagai pendeta dan punya kemampuan untuk menolong korban dari masalah. Sembari diajak berbicara, pelaku rupanya menghipnotis korban dan memintanya untuk membawa semua harta yang dia punya. Karena diduga sudah terhipnotis, korban mengikuti tawaran pelaku yang mengaku pendeta tersebut.

Lalu korban menemui pelaku di hari berikutnya. Pelaku lalu meramalkan bahwa keluarganya akan mengalami musibah. Untuk mencegahnya dia harus membersihkan seluruh hartanya.

Korban pun menyerahkan uang yang diperkirakan berjumlah sekitar 500-an juta. Sebagai balasannya, para pelaku menyerahkan sebuah kotak berisi air untuk dipakai mandi oleh korban. Namun dia diminta hanya bisa membuka kotak tersebut tiga hari setelah diberikan.

Bet…

Gadis Kebumen Buat Aplikasi Lebih Canggih dari WhatsApp, Ditawar Rp200 Miliar

Gambar
Bertepatan perayaan Hari Kartini 2018, sebuah aplikasi komunikasi bernama Callind karya gadis asal Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Jawa Tengah, resmi diluncurkan sebagai pesaing WhatsApp.

Pembuat aplikasi Callind Novi Wahyuningsih menjelaskan, Callind merupakan singkatan dari Calling Indonesia adalah aplikasi chatting yang memungkinkan penggunanya melakukan chat privat, broadcast message, kirim foto, telepon, hingga video call.

Bahkan saat ini melalui Callind pengguna bisa menikmati info lalu lintas dari beberapa titik secara online. Sehingga pengguna Callind dapat memantau kondisi arus lalu lintas yang sedang terjadi.

Menurut Novi, dibanding WhatsApp kelebihan Callind bisa menemukan sesama pengguna Callind dalam radius 100 km meski belum saling terhubung sebagai kontak. Tak hanya sekadar media komunikasi, Callind bisa menjadi sarana promosi dan pemasaran bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pemilik Aplikasi Callind bisa mempromosikan produknya secara gratis, tanp…