LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Jumat, 02 Juni 2017

Pengamat: KPK Bisa Periksa Amien Rais

Jakarta: Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat memeriksa mantan Ketua MPR Amien Rais. Amien disebut menerima aliran dana dari mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam kasus pengadaan alat kesehatan (alkes).

"KPK bisa mengklarifikasi siapa-siapa saja yang menerima aliran dana dari Siti Fadillah Supari," kata Oce saat ditemui di Gedung PTUN Jakarta, Jalan Sentra Timur, Pulogebang, Jakarta Timur, Jumat, 2 Juni 2017. 

Oce menjelaskan, munculnya nama mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu dalam sidang tuntutan untuk Siti masih adalah data awal. KPK bisa memeriksa sejauh mana keterkaitan aliran dana itu dengan hasil korupsi Siti. 

Menurut dia, jika ada keterkaitan, tentu harus dilihat kemungkinan-kemungkinan apakah mereka juga berada dalam rangkaian peristiwa korupsi itu. Oce pun melihat pemeriksaan saksi yang menerima aliran dana dari tersangka kasus korupsi merupakan hal yang lumrah. 
Pemeriksaan bisa menguntungkan bagi Amien Rais untuk menjelaskan ke KPK maupun publik agar polemik tak berkepanjangan. "Baik juga tentunya bagi yang bersangkutan untuk diperiksa KPK supaya makin jelas," tutur dia. 

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK Iskandar Marwanto mengatakan Amien Rais terseret dalam kasus korupsi pengadaan alkes untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan. Amien disebut menerima dana sebesar Rp600 juta.

Menurut Jaksa KPK, rekening Amien Rais enam kali menerima transfer uang dengan nominal Rp100 juta setiap transfer. Seluruh transaksi tersebut tercatat dilakukan pada 2007, yakni 15 Januari, 14 April, 1 Mei, 21 Mei, 13 Agustus, dan 2 November. 

KPK akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Seluruh fakta dan bukti yang muncul di persidangan sudah barang tentu akan dicermati, termasuk soal aliran uang ke Amien Rais atau petinggi PAN lain. 



Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut, saat ini kasus yang menyeret Siti belum rampung. Setelah tuntutan, KPK masih perlu mendengar pembelaan terdakwa. 

Sementara itu, Amien tampak tergopoh-gopoh menyikapi polemik yang menyeret namanya. Pagi tadi, pendiri PAN ini mengaku segera menyambangi KPK. 



"Pada Senin mendatang, saya akan berkunjung ke kantor KPK," tutur Amien.

Rencana kedatangannya ke KPK, Senin, 5 Juni 2017 untuk mengantisipasi kemungkinan ia dipanggil pekan depan. Pasalnya, pada 8 Juni, ia akan ke Mekah untuk umrah

0 komentar:

Posting Komentar