LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Selasa, 13 Juni 2017

Dinas Pendidikan Jateng Kaji Ketentuan Sekolah Lima Hari dalam Sepekan


Semarang: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo menegaskan, belum bisa mengambil sikap resmi atas ketentuan sekolah lima hari. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengkaji ketentuan tersebut dalam sepekan.

"Kami lihat dulu. Kalau itu perintah, akan kami laksanakan. Tapi, kami kaji dulu. Setiap perintah kan harus kita kaji. Nanti kita akan rapat dulu," kata Gatot di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin 12 Juni 2017.

Namun, lanjut Gatot, Pemprov Jateng pada prinsipnya siap menjalankan ketentuan sekolah lima hari meski mengundang kontroversi. "Kalau Permendikbud kan enggak bisa dilanggar," tegasnya.

Meski demikian, Gatot tidak menilai negatif kewajiban belajar lima hari tersebut. "Saya yakin keputusan menteri sudah kajian yang matang. Pak menteri tidak akan keluarkan tanpa kajian," tambah Gatot.


Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy telah meneken Peraturan Menteri tentang ketentuan sekolah lima hari. Ia mengklaim, ketentuan yang diparaf pada 9 Juni 2017 tersebut berlaku efektif per Juli mendatang.

Dengan ketentuan ini, durasi siswa belajar di sekolah bakal bertambah menjadi delapan jam. Durasi belajar siswa saat ini adalah enam jam.

0 komentar:

Posting Komentar