LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Kamis, 15 Juni 2017

Bandar Narkoba Diberi Kamar Mewah, Kepala LP Cipinang Dicopot

MENTERI Hukum dan HAM Yasonna H Laoly tak tinggal diam usai ditemukan Lapas mewah di Lapas Kelas I Cipinang.

Yasonna sudah memecat Kalapas Cipinang Kunto Wiryanto.

"Hari ini Kalapasnya saya sudah tanda tangani untuk dinonjobkan, yang kedua KPLP (Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Sugeng Handono) dinonjobkan, itu di tanda tangan Sekjen karena dia eselon III," beber Yasonna usai buka puasa bersama dengan Komisi III di Masjid DPR RI, Rabu (14/6).

Keputusan dia buat usai pemeriksaan. Yasonna bilang, dalam pemeriksaan, Kalapas Cipinang mengaku tidak tahu soal Lapas mewah, tapi Yasonna tak percaya.

"Kalapasnya bilang nggak pernah lihat, ngga benar itu, ya berarti itu dia tidak melakukan tugas dan fungsinya," ujar Yasonna.
Setelah kejadian itu, dia juga tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh. Yasonna bilang, dia akan menindak semua pihak yang terlibat dalam hal itu.

Dia menyebut bakal memberikan sanksi tegas pada siapapun yang terlibat. "Nanti orang orang yang terlibat akan saya sanksi berat kemudian dipindah jauh jauh," tegas Yasonna.
Tidak hanya melakukan pencopotan, Yasonna mengaku bakal memindahkan narapidana kasus narkotika Haryanto Chandra yang memiliki lapas mewah. Dia akan dipindahkan ke Nusakambangan.

"Chandra akan saya pindahkan ke Nusakambangan. Tapi sekarang kan masih di bawah BNN (Badan Narkotika Nasional)," ungkap Yasonna.

Yasonna menyebut, penggerebekan tidak hanya dilakukan oleh BNN tapi bersama-sama dengan Kementerian Hukum dan HAM khususnya Dirjen PAS Kemenkum dan HAM. Dia juga membantah kalau di kamar Chandra ada fasilitas super mewah. Dia bilang petugas hanya menemukan modem dan ponsel.

Tim penyidik tindak pidana pencucian uang Badan Narkotika Nasional (BNN) menggeledah sel Haryanto alias Gombak di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. 

Mengejutkan, karena sel Haryanto dilengkapi fasilitas istimewa.
Informasi yang diterima dari pejabat BNN, Senin (13/6), penggeledahan sel Haryanto dilakukan pada 31 Mei. Tim penyidik menemukan satu unit laptop, satu unit Ipad, empat unit ponsel, dan satu unit token.

Tidak hanya itu, tim juga menemukan aktivitas narapidana sedang mengisap sabu di ruangan sel bersama salah satu oknum berseragam sipir. Penggeledahan ini merupakan pengembangan kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka LLT, A, CJ, dan CSN alias Calvin.

0 komentar:

Posting Komentar