LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Jumat, 02 Juni 2017

22 WNI Terduga Teroris Masih di Filipina

POLISI mensinyalir total Warga Negara Indonesia (WNI) terlibat aktivitas terorisme di Filipina sebanyak 38 orang. Satu di antaranya perempuan.

"Total 38 WNI yang terlibat (aksi terorisme), 37 laki-laki, satu perempuan," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).
Dari total itu, sebanyak empat orang WNI terduga teroris tewas. Keempat yang tewas berjenis kelamin laki-laki. Setyo menyebut, sebanyak enam WNI terduga teroris sudah dideportasi ke Tanah air.
"Yang masih di sana ada sebanyak 22 orang," Setyo.

Data lebih, jauh, masih di dalami pihak kepolisian. Korps Bhayangkara terus berkordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Filipina.

"Kita masih mencari informasi lebih lanjut mungkin drari KBRI sana yang akan mencari informasi. Kita akan bantu dari anggota kepolisian," ujar Setyo.

Sebelumnya, Tujuh WNI dinyatakan sebagai Buron oleh kepolisian Filipina terkait aksi terorisme. Mereka, yakni Ikhwan Yushel, 26, berangkat 28 Maret; Yayat Hidayat Tarli, 31, berangkat ke Filipina pada April; Anggara Suprayogi, 33, berangkat pada April; Yoki Pratama Windyarto, 21, berangkat Maret.
Lalu, Moch Jaelani Firdaus, 26, berangkat 7 Maret; Muhamad Gufron, 24, berangkat pada Maret; dan Muhammad Ilham Syahputra. 

0 komentar:

Posting Komentar