LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Sabtu, 27 Mei 2017

Untuk Bungkam Kesombongan Korut, AS Akan Ujicoba Anti Rudal Jarak Menengah

AKSI provokasi yang dilakukan oleh Korea Utara dengan beberapa kali melakukan ujicoba rudal jarak menengah secara beruntun membuat pihak Barat, terutama Amerika Serikat meresponsnya secara serius.

Untuk menandingi perkembangan persenjataan Korea Utara itu, pihak militer AS akan mencoba mencegat rudal balistik antar benua jarak menengah (ICBM) dalam sebuah uji coba sistem pertahanan, di tengah ketegangan luas mengenai program senjata Korea Utara.

Pentagon pada Jumat (26/5) menyatakan akan menjadwalkan pada Selasa (30/5), untuk menguji coba sistem penangkal rudal tersebut untuk kali pertama.

Para ahli Pentagon akan meluncurkan rudal pencegat berbasis darat dari Vandenberg Air Force Base, California pada sebuah tiruan sebuah ICBM yang dipecat dari Situs Uji Reagan di Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall, kata Badan Pertahanan Rudal dalam sebuah pernyataan.

Latihan ini akan memeriksa kinerja sistem Middlecourse Defense (GMD) berbasis daratan. Tes serupa pernah dilakukan dua tiga tahun sebelumnya. Meski berhasil dalam tes terakhir pada 2014.

Dijelaskan, teknologi di balik GMD sangat kompleks, dan sistem ini menggunakan sensor yang dikerahkan secara global untuk mendeteksi dan melacak ancaman rudal balistik.

Jika ujicoba ini berhasil, akan membuktikan bahwa AS memiliki pertahanan berbasis darat yang efektif terhadap ICBM, walaupun dalam skala terbatas. Dijelaskan pada sistem GMD ini terdiri dari 44 pencegat yang diharapkan bisa menggagalkan serangan dari negara tertentu yang sengajakan menembakkan rudal jarah jauh untuk menyerang negara lain

Korea Utara tahun ini telah melakukan serangkaian uji coba rudal karena berusaha membangun rudal balistik antar benua yang mampu memukul Amerika Serikat. Pyongyang melakukan dua tes atom tahun lalu, dan telah mempercepat program peluncuran rudalnya.

0 komentar:

Posting Komentar