LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Sabtu, 20 Mei 2017

Situasi Keamanan di Pontianak Mulai Terkendali

SITUASI keamanan di Pontianak tetap kondusif pascapembukaan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat 2017 dan Aksi Bela Ulama. Kedua kegiatan yang bersamaan dan melibatkan massa dalam jumlah besar ini sebelumnya dikhawatirkan berpotensi menimbulkan gesekan antarkelompok.

Berdasarkan pemantauan Media Indonesia, Sabtu (20/5), parade budaya sebagai rangkai pembukaan Pekan Gawai Dayak dimulai sekitar Pukul 13.30 WIB. Mereka berparade menyusuri beberapa jalan protokol.

Di waktu hampir bersamaan peserta Aksi Bela Ulama bergerak menuju Polda Kalimantan Barat untuk menyampaikan sejumlah tuntutan.

Sempat terjadi ketegangan saat iringan-iringan di barisan awal parade Pekan Gawai Dayak bertemu dengan beberapa peserta aksi di persimpangan Jalan Gajah Mada-Patimura. Namun, kedua massa tersebut tidak sempat berhadap-hadapan karena kesigapan aparat dari Polri dan TNI yang memblokade jalan.

Parade pun berlanjut menuju rumah Radakng sebagai titik awal dan tujuan akhir parade.

Beberapa saat berselang, massa kembali berdatangan ke Jalan Gajah Mada. Konsentrasi massa ini juga berhasil diurai dan diblokade aparat keamanan yang bersenjatakan lengkap. Panser dan sejumlah kendaran taktis juga dikerahkan untuk mengantisipasi pergerakan massa.

Sekitar pukul 17.00 WIB massa pun membubarkan diri. Arus lalu-lintas di Jalan Gajah Mada pun berangsur normal.

Kepala Polresta Pontianak Kombes Iwan Imam Susilo memastikan situasi keamanan di Pontianak hingga kini tetap kondusif. Dia meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya masalah keamanan kepada pihak Polri dan TNI. Iwan juga mengimbau warga tidak mudah memercayai isu yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggunjawab, termasuk melalui media sosial.

"Tidak ada status dan penanganan khusus untuk situasi keamanan di Pontianak saat ini. Cuma ada peningkatan instensitas dan frekuensi patroli," kata Iwan saat ditemui di sela-sela pengamanan.

Iwan dan Wakil Kepala Polda Kalimantan Barat Brigjen Amrin Remico bersama Panglima Kodam Tanjungpura Mayjen Andika Perkasa memantau langsung pengamanan di lokasi hingga massa membubarkan diri.

0 komentar:

Posting Komentar