Sabtu, 13 Mei 2017

MA akan Pelajari Penolakan terhadap Hakim Dwiarso

MAHKAMAH Agung (MA) tidak akan serta merta membatalkan promosi Dwiarso Budi Santrianto sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar kendati sejumlah elemen masyarakat Bali berencana menggelar aksi menolak kedatangan Dwiarso.

Penolakan terhadap Dwiarso terkait dengan keputusannya memvonis Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan hukuman penjara dua tahun dalam kasus penodaan agama.

Juru Bicara MA, Suhadi, bersikukuh, pemindahan Dwiarso sudah sesuai dengan mekanisme promosi dan mutasi yang berjalan di lembaganya.

"Kita tidak bisa berandai-andai. Kita lihat dulu alasan penolakannya apa? Sejauh ini, MA belum mengetahui benar atau tidaknya ada penolakan di sana (Bali)," ujar Suhadi saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Sabtu (13/5).

Dwiarso merupakan bagian dari rombongan 388 hakim di pengadilan negeri (PN) yang dimutasi dan dipromosikan MA, beberapa waktu lalu. Selain Dwiarso, dua hakim yang mengadili Ahok turut dipromosikan, yakni Jupriyadi yang diangkat menjadi Ketua Pengadilan Negeri Bandung dan Abdul Rosyad sebagai hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi Palu.

Suhadi menjelaskan, promosi dan mutasi hakim merupakan dinamika biasa di tubuh MA dan bukannya tanpa pertimbangan. Proses mutasi dan promosi biasanya memakan waktu 3-4 bulan untuk dipertimbangkan sebelum diputuskan.

"Jadi sudah dirancang dari jauh-jauh hari dan semua tergantung keputusan pimpinan MA. Sudah diputuskan dengan mengikuti mekanisme yang ada dan tidak ada kaitannya dengan kasus Ahok. Jadi tidak bisa begitu saja ditarik kembali keputusannya," tandas dia.

Tokoh spiritual Bali I Gusti Ngurah Harta dikabarkan akan mengerahkan massa untuk menggelar aksi unjuk rasa ke Pengadilan Tinggi Bali dan Polda Bali untuk menolak kedatangan Dwiarso.

Penolakan warga Bali juga disuarakan budayawan Goenawan Mohamad (GM) lewat cuitan di Twitter.
"Rasa keadilan hidup di luar pengadilan. Masyarakat Bali tolak Dwiarso Budi Santrianto-yang menghukum Ahok-jadi Hakim Tinggi Denpasar," tulis GM di akun Twitter-nya @gm_gm, Sabtu siang. (OL-2)
-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar