LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Kamis, 18 Mei 2017

Kasus Penistaan Agama Terhadap Anthony Akan Digelar Di Medan

Berkas kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Anthony Ricardo Hutapea dinyatakan rampung alias P21. Dalam waktu dekat, penghina Nabi Muhammad SAW bakal disidangkan di Pengadilan Negeri Medan. 
Kasi Pidum Kejari Medan, Taufik mengatakan, tak lama setelah berkas lengkap, penyidik Polri pun sudah melakukan pelimpahan tahap dua atau P22, yakni menyerahkan tersangka berikut barang bukti ke Kejari Medan.
"Setelah kami melakukan penelitian, kami menyimpulkan bahwa berkas kasus penistaan agama atas nama tersangka Anthony Ricardo Hutapea sudah lengkap pada 15 Mei 2017. Pada hari yang sama, polisi juga langsung menyerahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejari Medan," kata Taufik kepada wartawan, Rabu, (17/5).
Nantinya, imbuh Taufik, setelah diserahkan ke penyidik kejaksaan, kasus yang menimpa pengusaha transportasi ini langsung diboyong ke Rutan Tanjung Gusta. Dalam kasus ini, Anthony dijerat dengan pasal 156 dan 156a KUHP.
"Itu ancaman maksimalnya 5 tahun," jelas Taufik.
Menurut Taufik, penyidik akan segera menyelesaikan berkas dakwaan untuk segera dilimpahkan ke pengadilan. Pelimpahan akan dilakukan secepat mungkin agar kasus tersebut bisa segera disidangkan.
"Kami usahakan dua atau tiga hari ke depan akan kami limpahkan ke PN Medan biar disidangkan," tutup dia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polrestabes Medan menangkap Anthony karena kasus dugaan penistaan agama di akun media sosial miliknya, Sabtu (15/4) lalu. Dia diduga telah menghina Nabi Muhammad SAW melalui postingan di akun Facebooknya.

0 komentar:

Posting Komentar