LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Rabu, 17 Mei 2017

Jokowi : Para Mahasiswa Jangan Hanya Bermimpi Jadi Politikus Dan Hobi Demo Tapi Jadilah Entrepeneur Untuk Kemajuan Bangsa


[PALU] Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) agar menjadi bagian dari solusi persoalan bangsa saat ini di tengah perubahan dunia yang begitu pesat.
“Baru kemarin kita ngerti internet, sudah keluar yang namanya mobile internet, kemudian kita baru tau sedikit, keluar lagi artificial intelligence, mesin cerdas yang kita juga tau apa isinya. Perubahan itulah yang harus terus kita ikuti jika kita tidak ingin ditinggal oleh negara-negara lain,” Kata Presiden Jokowi dalam sambutan pembukaan Kongres Nasional XIX PMII di Auditorium Masjid Agung Darussalam, Jl WR Supratman, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (16/5).
Presiden mengatakan, mahasiswa adalah strata elite kaum terdidik di semua negara, termasuk negara kita Indonesia. Oleh sebab itu mahasiswa khususnya PMII harus menjadi bagian dari solusi bangsa ini.
Menurut Presiden RI ke-7 itu, terkadang sedih kalau melihat tiap hari ribuan bahkan ratusan ribu orang demo. Belum lagi ditambah saling menghujat, saling menjelekkan, saling memfitnah, bahkan saling menolak antarsesama anak bangsa. “Ini betul-betul tidak produktif, habis energi kita untuk hal-hal seperti ini,” ujarnya.
Kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota PMII, Presiden Joko Widodo juga berpesan agar jangan hanya bermimpi untuk menjadi politisi, tetapi bermimpilah misalnya menjadi wiraswasta karena normalnya entrepreneur di sebuah negara di atas 5 persen, sedangkan di negara kita baru 1,6 persen.
“Anak-anak kita banyak yang pintar. Jangan bawa ke politik semuanya. Bawa energi pada gagasan-gagasan besar, gagasan ekonomi untuk kesejahteraan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Di depan enam ribu kader PMII yang menghadiri kongres ini, Presiden mengajak seluruh elemen untuk menjaga persatuan bangsa dan bersama-sama menghentikan saling menjelekkan, fitnah, hujat, saling mendemo, saling menolak karena hanya akan menghabiskan energi.
“Selalu saya ingatkan, bangsa ini adalah bangsa yang besar, 17 ribu pulau, 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 714 suku dan 1.100 lebh bahasa lokal. Inilah anugerah bagi bangsa Indonesia yang harus kita rawat dan kita jaga,” paparnya.
“Untuk elite-elite politik berilah contoh teladan dengan kata-kata dan kalimat yang baik, pernyataan yang baik, dan santun karena itulah karakter bangsa kita,” ujarnya.
Kongres Nasional XIX PMII di Kota Palu akan berlangsung hingga 19 Mei 2017 dengan agenda pokok pemilihan pengurus baru periode empat tahun mendatang. 

0 komentar:

Posting Komentar