LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Minggu, 28 Mei 2017

HP Admin akun Instagram muslim_cyber1 Diancam 6 Tahun Penjara

Jakarta: HP, admin akun Instagram muslim_cyber1, terancam hukuman enam tahun penjara. Ia merupakan terduga penyebar fake chat antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

"Undang-undang ITE ancaman hukuman enam tahun," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Minggu 28 Mei 2017.


HP diancam Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 huruf a ayat 2 UU No 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

HP yang ditangkap di kediamannya kawasan Jakarta Selatan itu diduga telah menyebarkan percakapan bohong antara Kapolri dan Kabid Humas Polda Metro Jaya hentang kasus yang menyeret Firza Husein.

HP juga diduga rutin menyebarkan postingan yang mengandung unsur suku, saama, ras, dan antargolongan (SARA). Dalam pelanggaran pasal tersebut, HP terancam hukuman kurungan paling lama lima tahun.

Menurut Setyo, tersangka ditangkap Satgas Medsos Dittipid Siber Mabes Polri, Selasa 23 Mei 2017, sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku tengah berada di rumahnya, Jalan Damai No 90 RT 09/RW 04 Kelurahan Cipedak Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Pelaku telah ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri," kata Setyo.

Aparat mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Xiaomi Note 3, satu simcard XL dan satu simcard 3 (Three).  Pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif


Jakarta - Penyidik Direktorat Cyber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian RI menangkap seorang tersangka berinisial HP sebagai admin akun muslim_cyber1 di Instagram yang mengunggah ujaran kebencian. Salah satu yang diunggah adalah percakapan palsu antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabidhumas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono.

"Pada Selasa, 23 Mei, Dit Cyber Bareskrim menangkap lelaki berinisial HP, admin akun muslim_cyber1. Akun ini rutin mengunggah gambar-gambar atau kalimat yang menebar kebencian atau bernuansa SARA," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Minggu, 28 Mei 2017.

Baca: Ujaran Kebencian Makin Marak, Todung: Perlu Dibuat Regulasi

HP ditangkap di rumahnya yang beralamat di Jalan Damai RT 09 RW 04 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa, 23 Mei 2017. Sejumlah barang bukti yang disita polisi meliputi sebuah telepon seluler, 2 buah simcard, tangkapan layar percakapan palsu antara Kapolri dengan Kabidhumas Polda Metro Jaya, dan beberapa gambar yang diunggah di akun Instagram yang dikelola HP.

Atas perbuatannya, HP diancam dengan pelanggaran Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45a UU ITE dan atau Pasal 4 huruf d angka 1 juncto Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Ras dan Etnis.

"Berdasarkan UU ITE, ancaman hukumannya enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Sementara UU Penghapusan Ras ancamannya lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta," ujar Setyo menjelaskan soal ancaman hukuman bagi penebar berita palsu atau ujaran kebencian.

0 komentar:

Posting Komentar