LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Senin, 22 Mei 2017

Empat Pemikiran Jokowi Mengatasi Terorisme

Jakarta: Presiden Jokowi menyampaikan empat pemikirannya dalam mengatasi terorisme dan radikalisme. Hal itu disampaikan di depan 55 kepala negara pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab Islam Amerika di Conference Hall King Abdulaziz Convention Center, Riyadh Arab Saudi, Minggu 21 Mei 2017.

Pertama, Jokowi menyampaikan, umat islam sedunia harus bersatu dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah. "Persatuan umat Islam merupakan kunci untuk keberhasilan memberantas terorisme, jangan lah energi kita habis untuk saling bermusuhan," kata Jokowi, melalui keterangan tertulis Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu 21 Mei 2017 malam.

Pemikiran kedua ialah kerja sama pemberantasan radikalisme dan terorisme harus ditingkatkan, termasuk pertukaran informasi intelijen, pertukaran penanganan Foreign Terrorist Fighters (FTF), dan peningkatan kapasitas.

"Semua sumber pendanaan harus dihentikan. Kita semua tahu banyaknya dana yang mengalir sampai ke akar rumput di banyak negara dalam rangka penyebaran ideologi ekstrem dan radikal. Semua aliran dana harus dihentikan," ucap Presiden.

Ketiga, upaya menyelesaikan akar masalah harus ditingkatkan. Ketimpangan dan ketidakadilan harus diakhiri, dan pemberdayaan ekonomi yang inklusif harus diperkuat.

"Terakhir, saya berharap bahwa setiap dari kita harus berani menjadi 'part of solution' dan bukan 'part of problem' dari upaya pemberantasan terorisme. Setiap dari kita harus dapat menjadi bagian upaya penciptaan perdamaian dunia," ucap Kepala Negara.

0 komentar:

Posting Komentar