LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Rabu, 31 Mei 2017

Berkas Kasus Rizieq Soal Penodaan Pancasila Dilengkapi Saksi Ahli

PENYIDIK Kepolisian Daerah Jawa Barat masih melengkapi berkas kasus penodaan Pancasila dan Proklamator Kemerdekaan RI dengan terdakwa Rizieq Shihab. Salah satu kelengkapan yang tengah dalam proses ialah pemeriksaan saksi ahli. "Ada beberapa tambahan yang harus kami dapatkan dari saksi ahli untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Kalau sudah lengkap, besok juga akan kami serahkan dan limpahkan kembali ke kejaksaan," papar Kabid Humas Polda Jawa Barat Komi-saris Besar Yusri Yunus di Bandung, Selasa (30/5).

Mei lalu, penyidik Polda Jawa Barat sebenarnya sudah menyerahkan berkas pemeriksaan pemimpin Front Pembela Islam itu ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Namun, tim penuntut mengembalikan berkas itu pada 16 Mei lalu untuk dilengkapi. "Ada syarat formil dan materiil yang harus disempurnakan, di antaranya soal tanggal, nama, dan keterang-an ahli," kata Kepala Kejak-saan Tinggi Jabar Setia Untung Arimuladi.

Kasus penodaan Pancasila dan Proklamator Kemerdekaan RI itu dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Oktober tahun lalu. Kasusnya dilimpahkan ke Polda Jawa Barat karena ungkapan penodaan itu dilontarkan Rizieq Shihab di Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Pemeriksaan Rizieq sempat diwarnai bentrokan antara ormas di Jawa Barat dan anggota FPI.

Di Denpasar, penyidik Polda Bali menegaskan kasus penghinaan terhadap pecalang dengan tersangka Munarman juga terus diproses. Namun, untuk melengkapi berkas pentolan FPI itu, penyidik masih membutuhkan keterangan dari Ahmad Hasan, pengunggah dan penyebar video ujaran yang dilontarkan Munarman. Warga Kota Malang, Jawa Timur, itu sudah dicari sejak beberapa bulan lalu, dan sudah ditetapkan dan dimasukkan daftar pencarian orang.

"Kami sudah bekerja sama dengan Polda Jawa Timur dan Polres Malang Kota untuk mencari Ahmad Hasan. Jika dia sudah ditangkap, kami pastikan berkas Munarman akan segera dikirim ke kejaksaan," tegas Kabid Humas Polda Bali AKB Hengky Widjaja. Ahmad juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

0 komentar:

Posting Komentar