LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Selasa, 30 Mei 2017

Ahli : Dalam Setiap 50 Hari, Korea Utara Membuat 1 Bom Nuklir

By Pyongyang - Sejumlah studi para ahli dan laporan rahasia intelijen menyimpulkan bahwa Korea Utara Sanggup memproduksi bom nuklir setiap enam atau tujuh minggu.

Kesimpulan ini diduga menjadi penyebab mengapa pemerintahan Donald Trump sangat menaruh perhatian terhadap eskalasi percobaan nuklir Korea Utara.

Bahkan Amerika Serikat  mengancam menyerbu Korea Utara jika negeri ini benar-benar melakukan uji coba rudall nuklirnya keenam ketika memperingati hari jadi angkatan bersenjata ke 85.


Menurut para ahli, langkah demi langkah produksi senjata berkepala nuklir Korea Utara memiliki kemampuan luar biasa, termasuk sanggup menjangkau Seatle.

"Mereka telah belajar banyak," kata Siegfried S. Hecker, seorang profesor dari Stanford yang memimpin laboratorium senjata Los Alamos di New Mexico, tempat pembuatan bom atom dari 1986-1997.

Korea Utara sedang gencar mengumbar ancaman uji coba nuklir keenam selama 11 tahun ini. Dari hasil uji coba tiga bom nuklir -semuanya dilakukan pada September 2016- memiliki kemampuan setara dengan ledakan bom atom di Hiroshima.


Menyikapi ulah Korea Utara soal pecobaan nuklir, AS akan memberikan sanksi lebih ketat terhadap Korea Utara sebagaimana disampaikan duta besar AS di PBB, Nikki Haley.

"Masyarakat menutup mata selama bertahun-tahun masalah senjata nuklir. Kini saatnya menyelesaikan masalah itu," kata Trump di Gedung Putih.

Jika tidak ada halangan, tulis Independent, Korea Utara akan memiliki 50 peluru kendali nuklir hingga akhir jabatan Presiden Trump. Jumlah tersebut hampir separuh dari senjata yang dimiliki oleh Pakistan.



Beberapa pejabat Amerika Serikat mengatakan, Korea Utara tahu bahwa bagaimana mereka mengecilkan senjata hingga ke ukuran kecil dan medium.

Seluruh senjata itu, jelas para ahli, sanggup menjangkau wilayah Korea Selatan dan Jepang, serta melibas ribuan pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di kedua negara tersebut. Korea Utara, saat ini, diperkirakan memiliki 1.000 rudal  balistik dengan delapan varietas.

Namun guna mewujudkan mimpi Kim Jong-un yakni memiliki senjata nuklir antarbenua yang dapat menjangkau Seatle, Los Angles, atau New York, masih banyak masalah.

0 komentar:

Posting Komentar