LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Selasa, 11 April 2017

Harga minyak dunia terjun bebas usai serangan rudal Trump ke Suriah

Harga minyak dunia terjun bebas merespons kebijakan Presiden AS, Donald Trump yang memerintahkan tentara AS untuk meluncurkan serangan rudal ke sejumlah pangkalan udara milik Suriah. Perintah serangan ini dikeluarkan Trump setelah peristiwa serangan gas kimia di Kota Khan Sheikhoun Selasa lalu.


Mengutip data Bloomberg, minyak mentah Brent Nort Sea yang sebelumnya sempat naik ke USD 56,08 per barel kini turun 1,6 persen ke level USD 55,75 per barel.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) yang sempat naik 2 persen ke level tertinggi di USD 52,94 per barel kini turun 1,8 persen ke level USD 52,61 per barel.
Sebelumnya, serangan kimia yang diduga dilakukan balatentara Assad membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertindak keras terhadap Suriah. Dalam keterangan persnya Kamis (6/4) malam, dia telah memerintahkan tentara AS untuk meluncurkan serangan rudal ke sejumlah pangkalan udara milik Suriah.
"Ini adalah kepentingan vital keamanan nasional bagi Amerika Serikat untuk mencegah dan menghalangi penyebaran dan penggunaan senjata kimia mematikan. Malam ini saya serukan kepada bangsa-bangsa bermartabat untuk bergabung dan mengakhiri pembantaian dan pertumpahan darah di Suriah," tegasnya, seperti dilansir USA Today, Jumat (7/4).
Tak hanya memerintahkan serangan balasan, Trump yang berpidato dari Mar-a-Lago, penginapan miliknya di Palm Beach, mengecap Presiden Bashar al-Assad. Dia menyebut sang pemimpin telah tega mencekik warganya sendiri yang tidak berdaya, entah pria, wanita maupun anak-anak.
"Banyak usaha sebelumnya untuk mengubah perilaku Assad yang terlihat jelas dan gagal secara dramatis. Akibatnya, krisis pengungsi semakin mengkhawatirkan dan kawasan tersebut terus terguncang, mengancam Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya," kata Trump.
Malam itu juga, sesuai dengan perintah Trump. Pasukan AS telah meluncurkan rudal jelajah yang menargetkan pangkalan udara Suriah, 08.40 waktu Washington atau sekitar pukul 07.40 WIB, pagi tadi. Rudal tersebut dilaporkan mengenai Lanud Shayrat di Homs.

0 komentar:

Posting Komentar