LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Selasa, 07 Maret 2017

Alasan PKS Tidak Mendukung Ahok

Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman menjawab mengenai sikap partai soal perekonomian. Sohibul menyontohkan dalam pilkada DKI, secara tegas partai tidak mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena tidak pro-rakyat.

"Saya kira yang paling penting kita sering berdiskusi dan berdialog, dan paling nyata dan paling dekat sikap kami di Pilkada DKI. Kalau PKS tidak memiliki misi piramida terbalik, itu kami lebih milih yang bisa menang yaitu petahana. Kami tegaskan tidak memilih petahana dan menunjukkan karena tidak berpihak kepada yang di bawah," ujar Sohibul di di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/3/2017).

Hal itu disampaikan Sohibul saat rakornas PKS 2017. Sohibul menjawab pernyataan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli yang menuding PKS pro neo-liberalisme.


Selain itu, Sohibul menjelaskan Indonesia dapat menjadi peradaban dunia. Indonesia dapat menghasilkan pelaku usaha berskala internasional.

"Kita melihat ada potensi luar biasa ke depan. Pertama, kepemimpinan nasional yang baik, kami tidak ingin kepemimpinan kita jadi Petruk tapi kepemimpinan yang besar. Cita-cita bersama bukan kepemimpinan yang tabrak sana, tabrak sini," sambung Sohibul.

Pria yang akrab dipanggil Kang Iman menyatakan bahwa kritik yang disampaikan masyarakat merupakan hal yang perlu diperhatikan. "Karena itu marilah kader PKS bersama dengan elemen bangsa, PKS menjadi proses yang menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki jiwa kepeloporan. Saya kira kader PKS tidak memiliki jiwa eklusif dan bangsa kita bisa kita tingkatkan dan harmoni bangsa kita bisa kita bangun," ujar Sohibul.

"Antum semua menjadi kader yang siap berdialog, yang menadi kritik kita penting. Seperti kritik Bang Rizal kepada kita, supaya kita tahu seperti apa. Ini sebuah kritik bahwa karakter PKS adalah peduli, bersih, dan profesional," pungkas Sohibul.

0 komentar:

Posting Komentar