Israel Sahkan RUU Legalkan Ekspor Ganja untuk Kepentingan Medis

Tel Aviv - Menteri Israel mengesahkan sebuah rancangan Undang-undang yang melegalkan ekspor ganja untuk kepentingan medis. Hal itu disampaikan melalui pernyataan dari kantor Menteri Kehakiman Ayelet Shaked, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Dilansir AFP, Senin (6/2/2017), pernyataan itu menyampaikan adanya jadwal tentang hal itu terkait denda dan perlakuannya. Meski penggunaan ganja untuk kepentingan di luar itu ilegal, namun selama 10 tahun terakhir penggunaan ganja dengan alasan terapi tidak diizinkan tetapi dianjurkan.

Pada tahun 2015, dokter meresepkan ganja kepada sekitar 25 ribu pasien kanker, epilepsi, stres pasca trauma, dan penyakit degeneratif. Tujuannya bukan untuk menyembuhkan mereka, tetapi untuk meringankan gejala penyakit mereka.

Di bulan Januari lalu, Kementerian Pertanian mengatakan ada rencana untuk menginvestasi 8 juta shekels atau sekitar USD 2 juta terhadap proyek penelitian ganja medis.

Bulan lalu, Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengumumkan dukungannya untuk mendekriminalisasi penggunaan ganja untuk kepentingan di luar medis. Dekriminalisasi adalah penggolongan suatu perbuatan yang pada mulanya dianggap sebagai peristiwa pidana, tetapi kemudian dianggap sebagai perilaku biasa.

Dia mengaku telah mengadopsi kesimpulan dari komisi yang diciptakan untuk mempelajari masalah ini. Namun Shaked dilaporkan tidak akan mendukung hal itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru