Munarman Diperiksa Polda Bali Selama 8 Jam

Denpasar - Mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman diperiksa Polda Bali selama 8 jam. Tapi Munarman meninggalkan Mapolda Bali tanpa memberikan pernyataan kepada wartawan. 

Pantauan detikcom, rombongan tim pengacara Munarman keluar sekitar pukul 20.00 Wita, Senin (30/1/2017). Para pengacara ini yang meladeni pertanyaan wartawan di gedung Ditlantas yang juga digunakan sebagai kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar.

Selama beberapa menit tim pengacara berbicara kepada wartawan, tiba-tiba Munarman keluar dari tangga darurat. Namun Munarman tak bisa diwawancarai. 


"Saya dapat laporan, yang bersangkutan langsung ke airport. Mungkin langsung pulang ke Jakarta," kata Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Kenedi kepada wartawan.

Sementara soal pemeriksaan, Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, menyatakan Munarman masih berstatus sebagai saksi. Keterangan dari Munarman akan ditindaklanjuti tim polisi.

"Keterangannya dia akan didalami penyidik dahulu karena ternyata banyak bukti baru dan statusnya masih saksi," kata Hengky di lokasi yang sama.

Munarman diperiksa terkait dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang fitnah yang dilaporkan oleh warga Bali. Sebuah video di Youtube yang diunggah Markaz Syariah berjudul 'FPI Datangi & Tegur Kompas Terkait Framing Berita Anti Syariat' menjadi bukti pelaporan di Polda Bali tersebut.

Munarman, dalam video itu, menyatakan rumah warga dilempari batu dan pecalang melarang salat Jumat. Menurut pelapor dan sejumlah ormas di Bali, pernyataan Munarman tersebut adalah fitnah. (fdn/tor)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)