Ketimbang Ukuran Mr P, Istri Lebih Pentingkan 5 Hal Ini di Ranjang

Jakarta - Kekhawatiran akan ukuran Mr P bisa dialami pria. Sebab, mereka berpikir ukuran Mr P yang besar dianggap bisa memuaskan pasangannya. Padahal, belum tentu seperti itu.

Ada beberapa hal di ranjang yang dianggap wanita lebih penting ketimbang ukuran penis suami. Berikut ini hal-hal tersebut, berdasarkan survey terhadap 1.000 wanita dan pria yang dilakukan oleh perusahaan sex toys Pure Romance.

1.Komunikasi Yang Lebih Baik

Sebanyak 62 persen responden dalam survei tersebut mengatakan komunikasi yang lebih baik bisa meningkatkan kualitas pernikahan mereka. Ternyata, keinginan ini juga dimiliki hampir setengah responden pria.

"Dalam setiap hubungan jika Anda ingin memuaskan dan meningkatkan kualitas kehidupan seks, membiarkan pasangan tahu apa yang Anda suka dan inginkan amat penting," tutur terapis pernikahan Moushumi Ghose kepada Men's Health.

Untuk membicarakan soal kebutuhan seks masing-masing, Ghose menyarankan ambil waktu di sela momen santai misalnya saat nonton TV atau bahkan sebelum tidur.

2.Foreplay yang lebih intensif

Sebanyak 58 persen responden wanita meninginkan pasangannya melakukan foreplay lebih banyak saat bercinta. Ghose menuturkan foreplay bisa berupa ciuman, sentuhan erotis, dan seks oral. Sementara, orgasme dan penetrasi diibaratkan Ghose seperti icing pada cake.

Foreplay pun dikatakan Ghose tidak mesti berupa aktivitas di ranjang. Pelukan mesra sebelum berangkat kerja dan mengirim teks mesra di sela-sela aktivitas juga termasuk foreplay.

"Ketika gairahnya bertambah, tubuh istri akan memproduksi lebih banyak lubrikasi vagina yang berperan penting membuat istri nyaman dan bahagia saat bercinta,' tutur pakar seks Debby Herbenick PhD.

3.Lebih Sering pakai Sex Toys

Sex toys bisa menawarkan kesenangan di kamar tidur dan 40 persen wanita dalam survei ini setuju akan hal itu. Sayangnya, menurut Ghose penggunaan sex toys kerap dianggap suami sebagi bentuk kelemahannya. Di mana suami menganggap dirinya tidak terlalu jantan dan 'mampu'.

"Padahal, sex toys bisa menambah kesenangan saat bercinta dan mengoptimalkan posisi seks yang dilakukan. Misalnya, saat menerapkan posisi yang membuat suami sulit menjangkau klitorisnya, suami bisa menggunakan mini vibrator," terang Ghose.

4.Fantasi Seks

Ghose mengatakan fantasi seksual masih dianggap tabu. Tapi nyatanya, sekitar 40 persen wanita dan 50 persen pria dalam survei ini mengaku fantasi seks bisa membuat pernikahan mereka lebih baik.

Ghose mengingatkan fantasi seks mungkin tidak 'manjur' dalam meningkatkan kualitas pernikahan untuk semua pasangan. Patut diingat pula bahwa fantasi seks tidak selalu berupa kegiatan seks yang kasar dan tidak biasa.

"Bisa saja istri hanya ingin mencoba hal yang baru atau bercinta di tempat yang berbeda. Kadang, istri malu mengungkapkan fantasinya dan butuh rasa percaya untuk ini. Guna membangun rasa percaya, suami bisa mengungkapkan lebih dulu apa fantasi seks yang ia miliki," kata Ghose.

5.Bermain Peran

Sebanyak 35 persen wanita melaporkan bahwa bermain peran bisa meningkatkan kualitas pernikahan mereka. Dikatakan Ghose, bermain peran terjadi ketika seseorang menjadi sosok yang bukan diri mereka. Skenario bermain peran ini juga bisa dimulai di tempat umum di mana saat itu Anda berdua memang sedang berakting.

"Bermain peran berbeda dengan melakukan fantasi seks. Sebab, saat melakukan fantasi seks Anda tidak perlu menjadi sosok yang lain. Untuk bermain peran, tentukan skenario yang digunakan dan pastikan kedua belah pihak setuju dengan peran masing-masing," tutur Ghose.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)