Kapolri akan Beri Penghargaan untuk Kapolda Jabar dan Kapolda Metro

Jakarta - Kapolri Jendral Tito Karnavian kembali menegaskan tidak akan mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan. Tito justru akan memberikan penghargaan kepada keduanya jika melakukan tindakan yang benar.

"Enggak lah, kita kan punya prosedur sendiri. Justru nanti kalau (Iriawan dan Anton) melakukan tindakan yang benar, kita harus memberikan reward (penghargaan)," kata Tito di Kampus IPDN, Jalan Jatinangor, Sumedang, Rabu (18/1/2017).

Tito mengatakan Polri memiliki mekanisme dan prosedur tersendiri dalam merotasi dan mencopot jabatan seseorang. Semuanya dilakukan secara internal dan bukan atas dasar desakan massa.

"Polri itu organisasi besar yang memiliki aturan dan tata cara tersendiri. Jadi kita juga sudah melakukan koordinasi-koordinasi dan investigasi internal," ungkap Tito.

Seperti diketahui, massa FPI melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri, Senin (16/1). Mereka menyerukan tuntutan agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Mohamad Iriawan dan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan. 

Alasan pencopotan itu karena massa menganggap Iriawan telah menghasut massa FPI untuk menyerang HMI pada aksi 411. Sedangkan, Anton Charliyan, karena dianggap melindungi ormas Masyarakat Gerakan Bawah Indonesia (GMBI). (nkn/nkn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)