Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Yenny Wahid Berharap Ahok Urungkan Niat Laporkan Ketua MUI, Ini Alasannya

Gambar
JAKARTA -  Direktur Wahid Institute,  Yenny Wahid  mengimbau tim advokasi terdakwa kasus dugaan penodaan agama,  Basuki Tjahaja Purnama  atau Ahok, mengurungkan niat melaporkan Ketua Umum  Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Ma'ruf Amin ke polisi. Rencana melaporkan itu berkaitan dengan kesaksian Ma'ruf dalam persidangan Ahok yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017). "Kami berharap agar baik Pak Ahok maupun pengacaranya mengurungkan niatnya untuk membawa KH Ma'ruf Amin ke pangadilan menyangkut kesaksian beliau hari ini," kata Yenny, melalui pernyataan tertulis, Selasa malam. Cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari itu mengaku memahami setiap warga negara memiliki hak untuk melapor ke polisi bila merasa dirugikan atau diperlakukan tak adil. Namun, Yenny berharap Ahok dan tim advokasi mempertimbangkan situasi kebatinan bangsa Indonesia yang dia nilai saat ini rentan terpecah belah.

Ditangkap Polisi, Tensi Darah Firza Husein Tinggi

Gambar
sexuil.com  - Rencana jumpa pers terkait penangkapan Firza Husein yang digelar di Jalan Sa'abun Nomor 20 Jatipadang batal. Namun, saat dikonfirmasi seorang pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar mengatakan kondisi terkini Firza Husein sedang istirahat di Makobrimob, Depok. Hingga kini pengacara juga belum diizinkan masuk. "Perkembangannya, bu Firza lagi di dalam lagi istirahat jadi kalau menurut keterangan, tadi itu belum diperiksa BAP belum mulai, makanya pengacara belum boleh masuk," katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (31/1/2017)  Aziz juga mengatakan kondisi Firza saat ini sedang tidak sehat. Firza sendiri, saat ini, didampingi adiknya, Fifi Husein. "Kurang sehat, darah tinggi 100 berapa gitu," katanya. Sebelumnya, aparat Kepolisian Polda Metro Jaya menangkap Firza Husein di kediamannya, Jalan Makmur No 4, Lubang Buaya, Jakarta Timur, terkait dugaan makar. Namun, Aziz membantah jika kliennya ini tersangkut dana makar karena menurutnya, Firza

Komisi Hukum MUI Sebut Jaksa dan Hakim Sidang Ahok Tidak Manusiawi

Gambar
Ketua Komisi Hukum  Majelis Ulama Indonesia  ( MUI ), Ikhsan Abdullah, mengaku kecewa dengan sikap Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa  Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok). Menurut dia, JPU dan majelis hakim tidak mempertimbangkan kondisi Ketua  MUI ,  Ma'ruf Amin  saat ditanyakan dalam persidangan tersebut. "Saksi diperiksa dari jam 9. Usia beliau sudah 73 tahun. Semestinya, jaksa mengetahui kondisi fisik beliau yang sangat capai. Dari jam 9, andai kata saudara saja belum tentu kuat. Hampir 7 jam, dengan kondisi lelah. Tapi jaksa membiarkan," ujar Ikhsan di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017). Ikhsan mengatakan, jika seorang saksi kelelahan, maka keterangannya akan tidak memuaskan. Untuk itu, ia menyesalkan JPU dan Majelis Hakim yang tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan dari  Ma'ruf Amin . "Tidak bisa memaksakan saksi dalam kondisi lelah, karena akan absurd keterangannya

Dugaan Percakapan Rizieq dan Firza, JK: Kalau Dia Lagi 'Nge-Fly' Masa Bisa Seperti Novel Nulisnya ?

Gambar
JAKARTA  - Baru-baru ini di media sosial menyebar foto yang diduga percakapan Habib Rizieq Shihab dengan Firza Husein. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku telah menonton video berdurasi sekitar 4 menit tersebut. Jusuf Kalla pun mengomentari video yang kini sedang menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. "Kalau situasi dia lagi 'nge-fly' seperti itu terus minta mana liat foto kan tulisannya, masa bisa seperti novel nulisnya?" ujar Jusuf Kalla di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (31/1/2017) Jusuf Kalla menilai percakapan tersebut terlihat puitis dan sehingga menimbulkan pertanyaan di benaknya. "Pertanyaan yang harus dijawab iya itu. Masa seperti novel saja bikinnya," kata Jusuf Kalla lalu tertawa.

Bukan Soal Makar, Ini Alasan Tommy Soeharto Somasi Firza Husein

Gambar
Jakarta  - Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto melayangkan somasi ke ketua Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein. Kuasa hukum Tommy, Erwin Kallo, menyebut alasan somasi bukan karena Firza jadi tersangka dugaan kasus makar. "Kita sudah somasi dari tahun-tahun lalu, tapi tidak ada jawaban. Ini tidak ada kaitannya dengan Saudari Firza terlibat kasus dugaan makar," kata Erwin saat dihubungi  detikcom , Selasa (31/1/2017). Erwin menyebut Firza mengatasnamakan Keluarga Cendana tanpa izin. Bahkan Firza menyebut Tommy sebagai pembina dari organisasi yang dia buat itu. "Jadi somasi ini karena itu. Somasi juga bukan hanya ke Firza saja, tetapi organisasi lain yang serupa, ada beberapa," ungkap Erwin. Dia juga menegaskan bahwa Tommy sebetulnya tak masalah jika diminta menjadi pembina organisasi. Tetapi bukan organisasi yang bersifat politis. "Pak Tommy itu sering setiap minggunya melakukan audiensi dengan kelompok masyarakat. Kemudian ada ya

Pengakuan Mengejutkan Rizieq Shihab Terkait Video Dengan Firza Husein, Ternyata..........!

Gambar
Anggota tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Kapitra Ampera menegaskan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab tidak pernah memegang telepon seluler sendiri sejak memimpin aksi 4 November 2016. "Habib Rizieq sejak 411 itu tak pernah lagi pegang telepon. Habib Rizieq itu menganggap teleponnya sudah dikloning pihak pihak tertentu sehingga dia nggak punya telepon lagi," kata Kapitra, Senin (30/1/2017). Pernyataan Kapitra untuk menyusul video dan foto-foto tak senonoh yang viral di media sosial untuk menuduh Rizieq Shihab melakukan perselingkuhan dengan salah seorang tersangka kasus dugaan pemufakatan makar berinisial FH. Kapitra menjelaskan nomor telepon pribadi Rizieq selama ini dikloning oleh orang tak bertanggungjawab. Nomor tersebut, katanya, kemudian dipakai untuk menyebarkan pesan-pesan tertentu kepada orang lain seakan-akan berasal dari Rizieq.  "Bukan. Ini kenyataan. Karena teleponnya off, Tapi ada SMS yang masuk ke orang lain atas nama habib. Sejak itulah

Tebar Kebencian, Tumpulkan Pikiran

Gambar
Merebaknya ujaran kebencian di masyarakat beberapa bulan terakhir mulai menimbulkan konflik. Rasa benci itu membuat banyak informasi bias, palsu, dan fitnah disebar. Tenggang rasa, empati, dan persaudaraan pun pupus hanya karena beda pandangan. Bahkan, serangan fisik dan bentrokan sudah terjadi di beberapa daerah.  Kebencian sejatinya ialah emosi umum tiap individu. Namun, jika emosi yang menunjukkan ketidaksukaan itu disebarkan ke publik, itu bisa memicu konflik dan kejahatan atas kemanusiaan. "Kebencian bisa menghilangkan harkat manusia, memunculkan bias, dan mengurangi empati," kata Gail B Murrow dan Richard Murrow dalam "A Valid Question: Could Hate Speech Condition Bias in The Brain" di Journal of Law and the Biosciences, Maret 2016. Namun, ujaran kebencian jadi strategi kelompok memprovokasi kebencian dan tindakan anarki. Materi kebencian yang disebarkan, menurut Jerome Neu dalam  The Philosophy of Insults, 2008,  ialah beda ras, jender, orientasi seksual,

Kasus Chat Sex, JK: Jika Benar, Rizieq Kena Sanksi Dunia Akhirat

Gambar
Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut menanggapi beredarnya video berisi percakapan, chat sex, dan foto-foto tak senonoh yang diduga untuk memfitnah pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab berselingkuh dengan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Firza Husein. Menurut Jusuf Kalla jika konten tersebut terbukti benar, Rizieq akan mendapatkan sanksi berat. “Kalau itu benar yang pasti Habib Rizieq mendapat sanksi dunia akhirat. Kalau itu benar,” ujar Jusuf Kalla usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (31/1/2017) Setelah melihat konten chat sex yang viral di media sosial, timbul satu pertanyaan di benak Jusuf Kalla. “Tapi ada satu pertanyaan yang saya perlu dijawab. Kalau situasi seperti itu, fly atau apapun syur lihat foto, apa masih bisa bikin Whatsapp dibuat rapi, puitis dengan apa seperti itu. Apa-apaan dan bikin seperti itu. Kalau anda sedang fly ataupun dalam keadaan berbeda, kok teratu

Diduga Ada Telepon dari SBY ke Ketua MUI tentang Fatwa Penistaan Agama

Gambar
Semakin panas saja! Luar biasa kesaksian Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin pada sidang ke-8 kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini 31 Januari 2017. Tentu saja dari awal kita sudah memprediksikan bahwa MUI tidak mungkin menjilat ludahnya sendiri, dan pastilah hari ini kesaksiannya akan merugikan Ahok. Ternyata memang benar.  Setelah menjelaskan latar belakang keluarnya sikap keagamaan dari MUI tentang kasus Ahok dan membantah tuduhan keberpihakannya kepada pasangan calon nomor urut 1 Agus/Sylvi, ternyata perdebatan kuasa hukum Ahok dengan saksi dilanjutkan pada terungkapnya dugaan telepon dari Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono kepada Ma’ruf Amin. Entah benar atau tidak, tapi tim kuasa hukum Ahok mengaku memiliki bukti telepon tersebut. Berikut pernyataan Ahok, tim kuasa hukumnya dan jawaban Ketua MUI pada persidangan hari ini. “Apakah pada hari Kamis, sebelum be

666 Rumah di Bima Masih Terendam Banjir

Gambar
Sebanyak 666 rumah warga di tiga desa Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, terendam banjir, Selasa (31/1/2017) sekitar pukul 06.00 Wita. "Data tersebut baru sementara, hingga saat ini kami masih melakukan pendataan," kata anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Bambang Hermawan, ketika dihubungi dari Mataram. Banjir yang melanda Desa Nisa, Naru dan Tente, Kecamatan Woha, terjadi akibat hujan deras dan meluapnya air Dam Pelaparado, di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima. Banjir tidak hanya menggenangi ratusan rumah warga, tapi juga menggenangi jalan raya dan sawah yang sudah ditanami. Bambang menyebutkan, sebanyak 666 rumah warga yang terendam tersebar di Desa Naru sebanyak 283 rumah, Desa Nisa 303 rumah, dan Desa Tente sebanyak 80 rumah. "Di Desa Naru ketinggian air mencapai setengah meter, Desa Nisa baru pemukiman warga pinggir sungai terkena banjir," ujarnya. Tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana alam tersebut. BPBD

Suara Ahok Bergetar Ketika Bantah Satu Per Satu Kesaksian Ketua MUI

Gambar
Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok keberatan dengan sejumlah kesaksian Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. Pertama, dia merasa keberatan karena disebut menghina ulama dengan perkataannya. "Saya juga keberatan warga Kepulauan Seribu disebut takut. Warga Pulau seribu ketawa-ketawa. Saya kemarin ke sana keliling enam pulau diterima dengan baik," ujar Basuki atau Ahok dalam persidangan di Kementerian Pertanian, Ragunan, Selasa (30/1/2017). Ahok juga keberatan  MUI  menunjuk pemimpin  Front Pembela Islam  (FPI)  Rizieq Shihab  sebagai ahli agama. Menurut dia, Rizieq sudah subyektif karena secara pribadi memiliki ketidaksukaan terhadap dia. Sejak Ahok ingin naik menjadi gubernur menggantikan Jokowi yang diangkat jadi presiden, Rizieq sudah melakukan aksi demo. "Sementara GNPF  MUI  dipimpin oleh wakilnya  Rizieq Shihab  yang saudara saksi tunjuk sebagai saksi ahli agama. Jelas demo semua mendukung mau memenjarakan say

Pesan Kapolda Jabar untuk Pemeriksaan Rizieq Shihab Sebagai Tersangka

Gambar
Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan meminta Rizieq Shihab kooperatif dan menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka pekan depan. Setelah tiga gali menggelar perkara penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar menyangkap Rizieq dalam kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Presiden ke-1 RI Sukarno kemarin. "Sudah menjadi tersangka, sebagai warga negara yang baik, nanti datang saja untuk pemeriksaan," pesan Anton di Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (31/1/2017).  Pesan Anton lainnya, diharapkan Rizieq datang tidak membawa massa seperti saat menjalani pemeriksaan pada Kamis (12/1/2017). "Tidak usah membawa massa, sudahlah yang enak-enak saja, yang sepi-sepi saja," mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menambahkan. Berdasarkan hasil gelar perkara, seluruh unsur yang disangkakan dalam Pasal 154 A KUHP tentang penistaan lambang negara dan 320 KUHP tentang pencemaran nama baik sudah terpenuhi. 

Firza Husein, Perempuan Cantik di Antara Kasus Makar, Cendana dan Rizieq Shihab

Gambar
JAKARTA -  NAMA  Firza Husein  mendadak melejit. Perempuan yang kerap tampil cantik dengan jilbab menutup auratnya ini, pada 2 Desember 2016 lalu ditangkap polisi bersama sembilan tokoh lain dengan tuduhan makar. Yang menghebohkan lagi, Selasa (31/1/2017) siang mendadak beredar babar bahwa Firza ditangkap polisi di kediamannya, kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penangkapan Firza tak lama setelah beredar rumor di dunia maya yang menggosipkan Firza memiliki kedekatan dengan Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang kemudian dibantah pihak FPI dan juga Firza. Firza Husein adalah salah satu dari 10 tokoh yang ditangkap atas tuduhan makar menjelang aksi damai 2 Desember 2016 di kawasan Monumen Nasional. Firza dituntut dengan pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP (makar). Firza Husein dikenal sebagai Ketua Solidaritas Sahabat Cendana (SSC). Firza ditangkap di Hotel San Pasific Jakarta Rabu, (2/12/2016) pada pukul 16.30 WIB. Ia mengaku menjadi seorang pengagum berat Soeharto, mantan Presi

Ketimbang Ukuran Mr P, Istri Lebih Pentingkan 5 Hal Ini di Ranjang

Gambar
Jakarta  - Kekhawatiran akan ukuran Mr P bisa dialami pria. Sebab, mereka berpikir ukuran Mr P yang besar dianggap bisa memuaskan pasangannya. Padahal, belum tentu seperti itu. Ada beberapa hal di ranjang yang dianggap wanita lebih penting ketimbang ukuran penis suami. Berikut ini hal-hal tersebut, berdasarkan survey terhadap 1.000 wanita dan pria yang dilakukan oleh perusahaan sex toys Pure Romance. 1.Komunikasi Yang Lebih Baik Sebanyak 62 persen responden dalam survei tersebut mengatakan komunikasi yang lebih baik bisa meningkatkan kualitas pernikahan mereka. Ternyata, keinginan ini juga dimiliki hampir setengah responden pria. "Dalam setiap hubungan jika Anda ingin memuaskan dan meningkatkan kualitas kehidupan seks, membiarkan pasangan tahu apa yang Anda suka dan inginkan amat penting," tutur terapis pernikahan Moushumi Ghose kepada Men's Health. Untuk membicarakan soal kebutuhan seks masing-masing, Ghose menyarankan ambil waktu di sela momen santai misalnya saat