Kebaktian Dibubarkan Massa, Ridwan Kamil Minta Maaf

Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah berusaha agar acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar di Gedung Sabuga tetap dilanjutkan meskipun ada interupsi massa yang menamakan dirinya Pembela Ahlus Sunnah (PAS), Selasa (6/12) malam kemarin.
Namun ketika kebaktian Natal yang menghadirkan Pendeta Stephen Tong itu akhirnya harus berakhir lebih dini, Ridwan akhirnya meminta maaf.
"Saya minta maaf, secara fisik saya tidak bisa di semua lokasi peristiwa. Via telepon saya coba arahkan aparat agar acara diamankan,' kata Ridwan melalui akun Instagram miliknya.
Lebih lanjut dia menjelaskan berdasarkan laporan yang dia terima, acara kebaktian bisa berjalan pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.
"Yang mengalami kendala yang sesi malam hari. Nanti saya coba evaluasi," tulis Ridwan.
"Sekali lagi mohon maaf. Jika upaya tadi masih disebut pencitraan juga silakan."
Baca juga: Kronologi Pembubaran Kebaktian di Bandunghttp://www.sexuil.com/2016/12/kronologi-pembubaran-kebaktian-kkr.html?m=1
Sebelum insiden pembubaran oleh massa PAS itu terjadi, Ridwan juga sudah menerima keluhan melalui akun Instagram.
Ketika itu, dia menjawab: "Sudah dikoordinasikan, kegiatan dilanjut saja. Hak beragama Anda dilindungi negara."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru