Densus 88 Terus Sisir Jaringan Bahrun Naim di Solo

Solo, - Densus 88/AT Mabes Polri kembali menangkap dua orang warga Solo. Keduanya ditangkap karena diduga merupakan jaringan JADKN yang merencanakan pemboman di istana negara beberapa waktu laku.

Dua orang warga Solo, Tri Setyono (29 tahun) warga Kampung Sewu RT 01 RW 07 Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, dan Yasir (26 warga) warga Kampung Losari RT 04 RW 02, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, ditangkap pada Minggu (18/12/2016).

Informasi di lapangan menyebutkan bahwa Tri Setyono ditangkap empat anggota Densus saat kerja bakti kampung tak jauh dari rumahnya. Sedangkan Yasir ditangkap dua orang anggota Densus yang naik motor, saat yang bersangkutan hendak menuju masjid di kampungnya.

"Dia (Yasir) langsung dibawa dengan cara diapit di tengah, berbonceng tiga. Dibawa oleh pihak Densus" kata Ayub, saudara Yasir.

Penangkapan juga kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan di rumah keduanya. Dari rumah Tri Setyono, petugas menyita beberapa barang termasu dua jeriken cairan kimia berwarna bening, pipa paralon, rangkaian HP bekas, dan sebuah bungkusan berisi paku seberat 10 kg. Sedangkan dari rumah Yasir, diamankan sejumlah dokumen berupa paspor dan buku-buku. 

Hingga sejauh ini belum diketahui peran keduanya dalam rencana aksi bom panci yang terungkap Bekasi. Namun petugas di lapangan mengatakan bahwa penangkapan keduanya adalah pengembagan dari pengakuan para anggita jaringan lain yang telah tertangkap sebelumnya.

Polisi telah menangkap sejumlah orang di beberapa daerah, terkait rencana bom bunuh diri di depan istana negara. Polisi menyebut para pelaku adalah jaringan JADKN yang merupakan sel jaringangan teror yang dikendalikan oleh Bahrunnaim, pemuda asal Solo yang saat ini diyakini berada di Suriah untuk bergabung dengan ISIS. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

Tampil Menawan dengan Mengubah Mata Coklat Menjadi Biru