Boaz Salossa: Puji Tuhan! Ke Final Setelah 6 Tahun, Terima Kasih Indonesia

Kapten Timnas IndonesiaBoaz Salossa mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan masyarakat Indonesia untuk skuad Garuda.
Melalui akun Twitternya, Boaz mengungkapkan rasa syukurnya atas masuknya Timnas Indonesia ke babak final Piala AFF 2016.
"Puji Tuhan, ke final setelah 6 tahun. Terima kasih Rakyat Indonesia. #AyoIndonesia #TimnasDay," begitu cuitan di akun @Boaz86Salossa
Cuitan itupun dengan cepat mendapatkan tanggapan dari netizen.
Mereka mengucapkan selamat dan memberikan dukungan agar Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2016.
Seperti yang disampaikan akun @Donni_Nodd @boaz86salossa Tidak ada yang tidak mungkin!!! Kita udah di final. Tanggung banget kalau ga jadi juara. #AyoINDONESIA #Timnasday
Begitu juga cuitan akun @SitifaridaSiti1 @Boaz86Salossa terimakasih captain dan kawan kawan sudah berjuang sekuat tenaga buat bangga indonesia
@robert_jado @Boaz86Salossa kaka hebat........... Indonesia hebat. Walaupun wasit tidak adil,Yang sah sah penalti...Puji Tuhan Halleluya
Masuk Final
Timnas Indonesia akhirnya berhasil melenggang ke Final Piala AFF 2016 setelah menang agregat 4-3 atas timnas Vietnam dalam leg kedua semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016).
Indonesia bisa mencetak gol kemenangan melalui eksekusi penalti dari Manahati Lestusen menit ke-96.
Jalannya laga, sejak peluit panjang dibunyikan Boaz Salossa dan kawan-kawan mendapat tekanan bertubi-tubi dari skuat racikan Nguyen Huu Thang.
Pada menit kedua, Vietnam memulai serangan ke pertahanan Indonesia.
Peluang gol nyaris tercipta memanfaatkan pergerakan lini serangVietnam, beruntung Fachrudin Cs dapat menepis ancaman yan ditebar tuan rumah.
Penyerang Vietnam Nguyen Van Toan memaksa Indonesia memberikan sepakan sudut pertama menit kedelapan.
Tidak ada gol yang tercipta dari hasil umpan sepak pojok yang dieksekusi penggawa Vietnam.
Semenit berselang gelandang yang membuat Indonesia melaju ke semifinal Stefano Lilipaly mengawali serangan Indonesia.
Namun sayang, umpannya kepada Rizki Pora tidak dapat dijangkau dan hanya melahirkan ball-out.
Fachrudin mencoba melakukan intersep tapi dijatuhkan pemain lini tengah Vietnam, Nguyen van Quyet.
Seperempat jam berjalannya laga, Indonesia kalah dalam penguasaan bola.
Tuan rumah Vietnam memimpin 52 persen statistik ball position, begitupun peluang menyerang yang diperoleh sebanyak 23 persen.
Hingga menit ke-30, Vietnam terus menekan, Indonesia menerapkan pertahanan setengah lapangan.
Belum ada satu tembakan dari Indonesia yang mengarah ke dalam gawang Tran Nguyen Manh sejauh ini.
Pada menit ke-35 penjaga gawang Indonesia, Kurnia Meiga diganjar kartu kuning oleh wasit asal Tiongkok Fu Ming.
Kapten Indonesia, Boaz Salossamendapat kesempatan lewat giringan bola di area pertahanan Vietnam.
Sayang, pergerakan dari Boaz mampu dipatahkan oleh bekVietnam.
Sampai turun minum, skor masih tertahan imbang 0-0.
Di babak kedua, tim merah putih akhirnya memecah kebutuan gol lewat gelandang naturalisasi Indonesia, Stefano Lilipaly menit ke-54.
Berawal dari umpan Boaz di sisi kanan mendarat ke tiang jauh dan ditepis kiper Vietnam.
Kemelut terjadi, bola liar kemudian dicocor oleh Lilipaly menggunakan kaki kanannya.
Hasil itu membuat Indonesia unggul agregat 3-1 dari Vietnam.
Vietnam mendapat mala petaka menit ke-76.
Kiper Vietnam Nguyen Manh Tran diganjar kartu merah oleh wasit karena memprotes keras wasit.
Jatah pergantian pemain yang sudah habis memaksa pealtih kepala Golden Star, Nguyen Huu Thang menggantinya dengan pemain.
Vietnam masih punya peluang untuk melanjutkan ke babak tambahan bila dapat meraih skor 2-1 di kandangnya.
Dan benar saja, keunggulan pemain Indonesia tidak membuat langkahnya mudah.
Memasuki penghujung waktu, The Golden Star sanggup mencetak gol pengganda lewat aksi Vu Minh Tuan.
Gelandang berusia 26 tahun itu melepas tembakan terukur usai menerima sodoran bola dari Trong Hoang Nguyen.
Si kulit bundar pun kembali bersarang ke gawang Kurnia Meiga.
Agregat kini imbang 3-3.
Memasuki perpanjangan waktu, bek Timnas Indonesia, Manahati Lestusen menjadi pahalawan.
Penggawa PS TNI itu menjebol gawang Vietnam dari titik putih di babak tambahan menit ke-96.
Hadiah penalti diberikan oleh wasit asal Tiongkok Fu Ming setelah penyerang Ferdinand Sinaga dijungkalkan di kotak terlarang.
Kiper pengganti Que Ngoc Hai diganjar kartu kuning karena menjepit kaki striker PSM Makassar itu dengan kedua kakinya.
Indonesia pun dipastikan lolos ke final dengan keunggulan agregat 4-3.
Final Kelima di AFF
Indonesia tinggal menunggu calon lawannya di final antara Myanmar dan Thailand.
Laga leg kedua Thailand kontra Myanmar akan digelar pada Kamis (08/12/2016) di Stadion Rajamangala, Bangkok.
Thailand sudah unggul 2-0 dan diyakini akan kembali menang untuk lolos ke final.
Partai final Piala AFF 2016 akan digelar dalam dua leg.
Pada leg pertama, Indonesia akan menjadi tim penantang.
Laga final leg pertama itu akan digelar pada Rabu (14/12/2016) di Indonesia.
Sedangkan final leg kedua di kandang lawannya pada Sabtu (17/12/2016).
Federasi sepak bola Indonesia, PSSI, belum memilih stadion untuk menggelar laga bergengsi itu.
Sedangkan lokasi final leg kedua masih menunggu hasil laga semifinal leg kedua antara Thailand dan Myanmar.
Final Piala AFF 2016 ini merupakan yang kelima kali bagi Indonesia.

Sebelumnya Indonesia lolos ke final pada tahun 2000, 2002, 2004, dan 2010.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)