Kehidupan Buni Yani Menurut Cerita SATPAM Di Kompleks

Mungkin tidak banyak yang tahu kehidupan sehari-hari sosok Buni Yani. Sejak ditetapkan menjadi tersangka kasus penyebaran penghasutan SARA melalui jejaring sosial, Buni menjadi sorotan. Dibalik hiruk pikuk nama Buni Yani, ternyata kehidupan sehari-harinya jauh dari kata mewah.

Kediamannya yang berada di B2/15 RT 002 RW 007 Perumahan Kalibaru Permai, Cilodong, Depok menjadi rumah paling sederhana di deretannya. Dibandingkan rumah yang mengapitnya di kanan kiri, rumah bercat krem ini terlihat apa adanya. Bahkan cat sudah terlihat memudar. Di halamannya ditanami beberapa pohon dan rumput. Sendal dan sepatu terlihat dibiarkan begitu saja di depan pintu masuk.

Hanya ada dua sepeda terparkir di halaman rumah Buni. Setiap hari, Buni beraktifitas hanya memakai kendaraan roda dua. "Emang tiap hari pakai motor. Pak Buni mah nggak punya mobil," kata Arsad, satpam perumahan tersebut, Sabtu (26/11).

Setiap hari Buni pergi pagi hari untuk bekerja. Dan kembali menjelang larut malam. Dia memakai motor matic warna putih. "Kalau lewat ya rapat. Pakai helm, jaket," ungkapnya.

Sejak tinggal di perumahan itu 12 tahun silam, kata Arsad, sosok Buni tidak pernah berubah. Dia kerap menyapa satpam perumahan yang sedang bertugas. "Kalau ke saya dia suka manggil Pak Kumis," ceritanya.

Buni tinggal di perumahan itu sejak dibangun. Buni memiliki dua anak yang masih kecil. Anak pertamanya sekolah tingkat SMP. Sedangkan anak keduanya masih SD. "Anaknya dua. Sekolahnya juga dekat sini (perumahan)," ungkapnya.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Arsad mengaku belum melihat sosok Buni. Bahkan ketika berkeliling ke perumahan pun di tidak melihat motor yang biasa dipakai Buni terparkir di halaman rumah. "Saya belum lihat lagi. Kalau kemarin malam kan di Polda," tutupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)