Karena Kasihan Polisi Sediakan Bus untuk Massa GNPF dari Ciamis yang Sempat akan Jalan Kaki


Jakarta - Massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mulanya akan berjalan kaki ke Jakarta, namun dibatalkan. Polisi siap memfasilitasi mereka dengan bus untuk ke Jakarta.

"Hari ini akan ditawarkan kendaraan. Jika ingin dengan bus, akan dikoordinasikan dengan polisi," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di kantornya, Selasa (29/11/2016). 

Massa tersebut kini berada di sebuah masjid yang terletak di perbatasan Ciamis-Tasikmalaya. Jumlah massa berkurang dari jumlah awal ketika mereka berangkat.

Jumlah massa berkurang drastis setelah ada pertemuan antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan pimpinan pusat GNPF-MUI di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11).

"Dijelaskan oleh Pak Kapolres kepada Ustaz Deden dan para jamaah yang berangkat itu, akhirnya berkurang tinggal 80-an orang. Nah, yang 80 orang itu sekarang tidak jalan, sedang menunggu saja di perbatasan, di masjid, enggak lanjut jalan kaki. Di masjid saja sambil nunggu," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri.

Lokasi yang dimaksud adalah masjid di area Pondok Pesantren Miftahul Huda Utsmaniyah. Ponpes ini berada di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)