Isu Hoax 'Rush Money', Wakil Ketua MPR: Saya Kira Itu Perlu Diklarifikasi

Sabang - Isu palsu atau hoax tentang rush money beredar di media sosial yang isinya mengajak masyarakat menarik uang secara besar-besaran dari bank pada 25 November 2016 mendatang. Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid berharap isu tersebut tidak kemudian dijadikan alat untuk menciptakan kondisi negara yang tak kondusif.

"Yang jelas saya berharap bahwa ini bukan masalah yang kemudian ditunggangi untuk kemudian menghadirkan konflik, ketegangan, kondisi yang semakin tidak kondusif untuk menyelesaikan masalah di negara kita," kata Hidayat Nur Wahid di Kantor Wali Kota Sabang, Sabang, Aceh, Minggu (20/11/2016).

Hidayat menambahkan, ajakan rush money tersebut harus diklarifikasi apa maksud dan tujuannya.

"Itu saya kira perlu diklarifikasi apa maksud rush money. Beragam informasi, mereka menarik dana besar-besaran dari bank tapi juga banyak yang mengatakan hanya memindahkan dana dari perbankan konvensional ke bank syariah," tutur politisi PKS ini.

Hidayat sendiri tidak mempermasalahkan bila masyarakat hanya melakukan pemindahan uang. Dalam kondisi tersebut, ia tidak melihat hal itu mengancam kedaulatan ekonomi Indonesia.

"Orang mau memindahkan tabungan dari perbankan konvensional ke perbankan syariah, saya kira itu hak asasi orang. Toh bank syariah di Indonesia juga bank yang legal. Kalau hanya perpindahan demikian, saya kira bukan sesuatu yang harus dituduh mengancam kedaulatan ekonomi di Indonesia," ujarnya. (jbr/rna)
(detikcom) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)