Cegah Isu Hoax, Polri Gandeng Kominfo

JAKARTA -Setidaknya terdapat 50 juta pengguna internet di Indonesia mengambil informasi dari media sosial yang belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar saat ditemui di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (27/11/2016) pagi.
Dijelaskan olehnya, hal itu cukup mengkhawatirkan, mengingat pihak kepolisian dan pemerintah belum dapat memfilter hal-hal yang memiliki konten negatif di dunia maya.
Meski begitu, dalam upaya pencegahan meminimalisir isu tersebut, Mabes Polri, lanjut Boy, akan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Kalau informasi dari luar itu kan sifatnya borderless, tidak ada yang difilter oleh kita. Kami berusaha buat lakukan cybercontrol bersama kominfo, kita antisipasi konten yang sesatkan masyarakat kita," jelasnya.
Selain itu, Polri meminta kepada masyarakat untuk dapat mengkampanyekan stop menyebarkan isu hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Karena itu kita harapkan semangat antihoaks jadi bagian dari gerakan karena kita harus lawan ini dengan ditutup dengan kebaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat kita," kata Boy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)