Bukan Jamannya Lagi Minyak, Kini Teknologi Jadi Perusahaan Paling Bernilai

Sepuluh tahun lalu, perusahaan minyak mendominasi daftar perusahaan paling bernilai di seluruh dunia. Namun, kini hal tersebut sudah berubah. Perusahaan minyak sudah tidak mendominasi lagi, tergantikan oleh perusahaan teknologi. 
Data dari 10 tahun lalu, tepatnya di tahun 2006, menobatkan Exxon Mobile, yang notabene merupakan perusahaan minyak dan gas, sebagai perusahaan paling bernilai. Nilai perusahaan saat itu mencapai 362,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.903 triliun.
Tidak hanya itu, dalam daftar terdapat juga perusahaan minyak lain, seperti British Petroleum dengan nilai perusahaan 225,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.055 triliun) dan Royal Dutch Shell bernilai 203,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 2.752 triliun).
Perusahaan lain yang masuk ke daftar adalah perusahaan konglomerasi General Electrics, perusahaan teknologi Microsoft, dan perusahaan layanan keuangan Citigroup.
Dalam 5 perusahaan dengan nilai tertinggi, hanya Microsoft saja yang merupakan perusahaan teknologi. Nilainya kala itu mencapai 279 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.774 triliun.
Bergeser ke 2016, sebagaimana informasi yang dilansir KompasTeknodari World Economic Forum, Senin (28/11/2016), empat dari lima nama teratas dalam daftar itu sudah berganti menjadi perusahaan teknologi. Daftar itu tidak lagi didominasi dengan perusahaan minyak.
Hanya ExxonMobil saja yang masih terlihat menduduki peringkat kelima. Nilai perusahaan minyak dan gas tersebut ada di angka 356 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.815 triliun.
Perusahaan yang paling bernilai adalah Apple dengan nilai perusahaan 571,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 7.729 triliun), diikuti Alphabet (perusahaan induk Google) dengan nilai 530,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.117 triliun.
Berikut ini daftar selengkapnya perbandingan peringkat dan nilai antara enam perusahaan tersebut, pada kurun waktu 2006 dan 2016.
Tahun 2006
NoNama PerusahaanBidangNilai
1ExxonMobilMinyak dan energi362,5 miliar dollar AS atau Rp 4.903 triliun
2General ElectricsKonglomerasi348,5 miliar dollar AS atau Rp 4.714 triliun
3MicrosoftTeknologi279 miliar dollar AS atau Rp 3.774 triliun
4CitigroupLayanan finansial230,9 miliar dollar AS atau Rp 3.123 triliun
5British Petroleum (BP)Minyak dan energi225,9 miliar dollar AS atau Rp 3.055 triliun
6Royal Dutch ShellMinyak dan energi203,5 miliar dollar AS atau Rp 2.752 triliun

Tahun 2016
NoNama PerusahaanBidangNilai
1AppleTeknologi571,4 miliar dollar AS atau Rp 7.729 triliun
2AlphabetTeknologi530,6 miliar dollar AS atau Rp 7.177 triliun
3MicrosoftTeknologi445,5 miliar dollar AS atau Rp 6.026 triliun
4AmazonTeknologi362,4 miliar dollar AS atau Rp 4.902 triliun
5ExxonMobilMinyak dan energi356 miliar dollar AS atau Rp 4.815 triliun
6FacebookTeknologi355,6 miliar dollar AS atau Rp 4.810 triliun
Penulis: Yoga Hastyadi Widiartanto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Langkah Cepat Sri Mulyani Membenahi Anggaran Negara

PESUGIHAN DENGAN CARA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN NYI BLORONG (ULAR CANTIK)