Sabtu, 06 Agustus 2016

Bongkar Pemda yang Timbun Uang di Bank, Sri Mulyani: Ini Bukan untuk Mempermalukan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan total dana pemerintah daerah (pemda) yang disimpan pada perbankan mencapai Rp 214 triliun. Jokowi juga sekaligus merinci daftar nama 10 provinsi, kabupaten dan kota yang menimbun dana paling besar.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa itu tidak bertujuan untuk mempermalukan pemda.
“Jadi ini tujuannya tidak untuk mempermalukan atau menyudutkan, tapi betul-betul agar uang yang dikumpulkan dan disalurkan itu bisa digunakan setepat mungkin, sesuai dengan aturan, sesuai dengan waktu,” terangnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/8/2016).
Dana tersebut sangat penting peranannya untuk mendorong perekonomian di daerah. Terutama untuk daerah yang selama ini tidak memiliki sumber pertumbuhan sendiri.
“Sehingga perekonomian, terutama masyarakat dan masyarakat yang miskin bisa mendapatkan manfaat sesuai dengan didesain awal. Itu yang mungkin sumber yang paling penting, atau klarifikasi yang paling penting. Jadi saya tidak menyalahkan karena saya memang tidak bertujuan begitu,” tegasnya.
Sri Mulyani mengaku memberikan data tersebut kepada Presiden Jokowi sebelum rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dihadiri Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia. Ini sesuai dengan permintaan Presiden Jokowi.
“Pak Presiden selalu ingin mendapatkan informasi yang terkini mengenai berapa dana di kas negara maupun di kas daerah. Posisinya seperti apa, karena beliau memang detil. Jadi ya kita lakukan,” papar mantan Managing Director Bank Dunia tersebut.
Mau tahu siapa saja Pemerintah Kabupaten, Kota dan Provinsi yang menimbun uangnya di bank seperti diungkapkan oleh Presiden Jokowi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar