Jumat, 10 Juni 2016

Camat ini Berlakukan Hukum Push Up ke Orang yang Makan saat Puasa

Bupati Bogor Apresiasi Camat yang Hukum Push Up ke Orang yang Makan saat PuasaBupati Bogor Nurhayanti (Foto: Farhan/detikcom)
Bogor - Camat Leuwiliang Bogor, Chairuka Judhianto, berinisiatif menghukum orang yang tepergok makan saat puasa. Bupati Nurhayanti mengapresiasi tindakan tegas itu.

"Saya sangat mengapresiasi terhadap langkah yang dilakukan pihak Kec Leuwiliang dan Pemerintah Kab Bogor sudah membuat edaran tentang ketentuan jam buka rumah makan pada bulan suci Ramadan semata mata untuk menghargai bulan suci Ramadan," kata Nurhayanti melalui pesan singkat kepada detikcom, Jumat (10/6/2016).



Dalam Surat Edaran (SE) bernomor 451.13./575/bintal tentang imbauan menyambut bulan suci Ramadan yang diterbitkan oleh Pemkab Bogor, Pemkab Bogor mengimbau kepada pengusaha/pemilik tempat-tempat hiburan dan sejenisnya untuk menutup kegiatannya agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Momen hukuman push up bagi 13 orang yang tepergok makan saat puasa

Selain itu, warga diminta mewujudkan iklim yang kondusif dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak suasana ibadah puasa dan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, demi terselenggaranya kegiatan umat islam dalam melaksanakan ibadah puasa serta meningkatkan persatuan dan kesatuan, khususnya pemeliharaan kerukunan antar umat beragama.

Menurut Nurhayanti, hukuman fisik berupa push up terhadap warga yang kedapatan makan di siang hari pada bulan Ramadan, sudah sesuai dengan surat edaran yang disampaikan kepada seluruh jajaran muspika di setiap kecamatan di Kabupaten Bogor. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar