LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Senin, 02 Mei 2016

Waria Diberi Toilet Khusus, Jika Melanggar Dikenakan Sanksi Pidana

Kebijakan Kota Oxford, Alabama, Amerika Serikat, dianggap diskriminatif terhadap kelompok transgender. Dewan kota mengeluarkan peraturan daerah yang memaksa kaum wadam memakai toilet khusus waria. 

Jika nekat masuk ke toilet pria atau wanita biasa, maka polisi bisa menjatuhkan denda USD 500 (setara Rp 6,5 juta) atau penjara selama enam bulan, seperti dilansir Vox, Jumat (29/4).

Aturan ini dibuat gara-gara jaringan toko ritel terbesar di Oxford mengumumkan transgender dipersilakan buang air di toilet manapun yang mereka suka atau merasa nyaman. Warga kota berpenduduk 21 ribu orang ini ternyata mayoritas konservatif.
Steven Waits, Juru bicara Dewan Kota, berdalih aturan ini bukanlah diskriminasi terhadap waria. 

Sebaliknya, toilet khusus diperlukan untuk melindungi anak-anak dari predator seksual.

"Tidak adanya toilet khusus bagi yang memiliki orientasi seks berbeda memicu meningkatnya pelecehan seksual, eksibisionisme, hingga penyiksaan," tulis dewan kota tanpa menyebut sekalipun transgender.


Kepala Polisi OXford, Bill Partridge menyatakan pihaknya akan menangani kasus waria salah pakai toilet berbasis delik aduan. "Jika ada laporan kepada polisi, maka kami akan memeriksa lokasi atau menangkap tersangka," ujarnya.


Organisasi Kampanye HAM Amerika Serikat (HRC) mengecam kebijakan tersebut. Aturan toilet khusus dianggap menghidupkan kembali segregasi di masyarakat, seperti saat warga kulit hitam di masa lalu dipisahkan dari kulit putih.

"Warga transgender adalah tetangga kita, rekan kerja, dan sebagian dari mereka datang ke gereja yang sama dengan kita. Artinya mereka berhak hidup tanpa ketakutan, diskriminasi, serta prasangka," kata Eva Walton, manajer HRC Alabama.

0 komentar:

Posting Komentar