LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Selasa, 03 Mei 2016

Cari Tahu Alam Pikiran Teroris, Wartawan Menyusup 6 Bulan ke Kelompok ISIS

Cari Tahu Alam Pikiran Teroris, Wartawan Menyusup 6 Bulan ke Kelompok ISISIlustrasi kelompok ISIS (Foto: BBC World)
Paris - Seorang wartawan Prancis menyamar dan mengaku sebagai pelaku jihad untuk menyelesaikan film yang direkamnya dengan kamera tersembunyi. Kumpulan teroris yang dimasukinya itu akhirnya ditangkap setelah mereka merencanakan serangan dengan mengatasnamakan kelompok ISIS.

Sebagaimana dilansir AFP, Selasa (3/5/2016), wartawan itu mengaku menggunakan nama samaran Said Ramzi. Dia menyusup selama enam bulan untuk menyelesaikan sebuah film dokumenter berjudul "Tentara Allah" yang memberikan wawasan jihad ISIS ke dalam pikiran para jihadis muda.  rencananya film tersebut akan ditayangkan di Perancis pada Senin (2/5) malam.

Ramzi menggambarkan dirinya sebagai seorang Muslim "segenerasi dengan para pembunuh" yang melakukan serangan teror 13 november 2015 yang menewaskan 130 orang di Paris.

"Tujuan saya adalah untuk memahami apa yang mereka pikirkan dalam kepala mereka," katanya kepada AFP.

"Satu hal penting yang saya pelajari adalah bahwa saya tidak melihat Islam dalam urusan ini (teror). Yang ada hanya kekalahan, frustrasi, bunuh diri dan memanipulasi para pemuda. Mereka tidak ada kemauan untuk memperbaiki dunia," tutur dia.

"Mereka mengalami nasib sial harus lahir di era ISIS. Ini sangat menyedihkan. Mereka yang mencari sesuatu tapi itulah apa yang mereka temukan (ISIS)," imbuhnya.

Untuk melakukan kontak dengan kelompok jihad, Ramzi mengatakan langkah pertamanya adalah bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang yang berkhotbah jihad di Facebook

Kemudian, dia harus bertemu dengan orang yang dikenal sebagai "emir" dari kelompok pemuda, beberapa dari mereka lahir di keluarga Muslim, dan yang lainnya adalah rekrutan dari luar.

"Emir" adalah pemuda berkewarganegaran Perancis-Turki bernama Oussama, pada pertemuan tersebut Oussama mengatakan, "Untuk menuju surga, maka itulah (bunuh diri) jalannya," kata Oussama dengan senyum dingin di wajahnya. "Ayo saudara, mari kita pergi ke surga, perempuan sudah menunggu disana dan malaikat menjadi pembantu kita. Anda akan memiliki istana, kuda bersayap emas dan batu rubi."

Pada pertemuan lain di depan sebuah masjid di pinggiran Paris, beberapa anggota kelompok mereka menunjuk ke arah sebuah pesawat yang sedang mendekati bandara Bourget.

"Dengan sedikit roket, Anda dapat dengan mudah mendapatkan salah satu dari mereka. Anda melakukan sesuatu seperti yang ISIS lakukan, dan Perancis akan mengalami trauma selama satu abad." kata salah satu anggota kelompok tersebut

Beberapa geng, seperti Oussama, pernah mencoba untuk begabung dengam kelompok ISIS di Suriah. namun Ia ditangkap oleh polisi Turki dan diserahkan kembali ke Perancis di mana dia menghabiskan lima bulan penjara sebelum dibebaskan. 

0 komentar:

Posting Komentar