LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Kamis, 28 April 2016

Telanjang Di Depan Anak, Berbahayakah Bagi Perkembangannya?


Saat anak masih bayi mungkin kita tak akan berpikir dua kali untuk berganti pakaian atau mandi di depannya. Tetapi saat mereka bertambah besar, biasanya kita mulai berpikir boleh tidaknya anak melihat orangtuanya tanpa busana.

Carole Lieberman, psikiatris, mengatakan pantas tidaknya anak melihat orangtuanya telanjang sangat bergantung pada tahapan perkembangan psikoseksual anak. 

"Hal itu bisa berbeda pada tiap anak, baik itu anak dengan jenis kelamin sama atau berbeda," kata Lieberman.

Ia menyarankan agar orangtua mulai menutup tubuhnya saat anak berusia tiga tahun, terutama di depan anak dengan jenis kelamin berbeda. 

"Orangtua bisa membolehkan anak berjenis kelamin sama, misalnya ibu, membuka pakaian di depan anak perempuannya, hanya pada kondisi yang memang pantas, misalnya di ruang ganti setelah berenang. Yang penting keduanya merasa nyaman dengan hal tersebut," paparnya.

Jika Anda menyusui bayi, misalnya sampai usia 2,5 tahun, biasanya akan merasa lebih nyaman mengenai persoalan membuka pakaian di depannya. 

Anak yang berusia lebih besar juga akan mendapat manfaat dari melihat ibunya menyusui si adik. Hal ini akan membuat mereka menganggap menyusui adalah hal biasa sehingga tak akan kaget melihat ibu lain menyusui. 

Ditambahkan oleh Kim Estes, pakar perkembangan anak, yang perlu diperhatikan orangtua adalah kondisi anak.

"Bila anak mulai tak nyaman dilihat orang saat tak berbusana, ada baiknya orangtua menghindari telanjang di depan anak," katanya.

Selain itu, jika anak merasa malu melihat orangtuanya tidak berbusana, sebaiknya Anda tidak lagi melakukannya. Hargai perasaan si kecil. 

Meski anak tampaknya biasa saja melihat orangtuanya telanjang, anak tetap perlu diajari mengenai kapan ia boleh tidak berbusana di depan orang lain.

"Anak tetap perlu diberi tahu batasannya. Ajari anak bahwa orang dewasa lain di luar orangtua atau pengasuhnya, tidak boleh melihatnya telanjang. Beri tahu pula agar anak tidak sembarangan membuka pakaiannya meski diminta orang lain," papar Estes.



SUMBER: KOMPAS 

0 komentar:

Posting Komentar