LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Sabtu, 30 April 2016

Tega! Wanita asal Pekanbaru Peralat Anaknya yang Masih Bocah untuk Jual Ganja

Tega! Wanita asal Pekanbaru Peralat Anaknya yang Masih Bocah untuk Jual Ganja
Pekanbaru - Sungguh biadab ibu satu ini. Perempuan 37 tahun berinisial KL yang berstatus buronan ini tega menyuruh anaknya yang berusia 11 tahun sebagai kurir narkoba.

Bocah yang tak tahu apa-apa ini akhirnya ditangkap polisi. Namun status anak ini tidak dijadikan tersangka. Karena bocah ini sama sekali tidak mengetahui jika barang yang kerap disuruh antarkan oleh ibu kandung ternyata ganja.

"Bocah perempuan usia 11 tahun itu sudah berulang kali disuruh ibunya untuk mengantar ganja kepada pemesan. Namun hasil pemeriksaan kita, bocah ini memang tak tahu apa yang sering dia bawa itu. Yang kurang ajar ini ibunya," kata Kasatres Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (27/4/2016).

Iwan menjelaskan, kasus ini bermula pihak kepolisian menangkap kurir ganja Ridwan Jonson. Dari sana diketahui jika barang bukti setengah kilogram ganja berasal dari KL.

Lantas polisi menyamar sebagai pembeli dan bertransaksi dengan KL. Disepakati, 1 kg ganja dibeli seharga Rp 1,8 juta. KL menyuruh anaknya mengantarkan ganja ke pembeli di Jl Kubang Raya, Panam. Saat itu, KL beralasan kurang enak badan sehingga menyuruh putrinya yang mengenakan hijab untuk mengantarkan ganja.

Bocah itu sebenarnya sudah bolak balik bertanya pada ibunya soal  barang apa sebenarnya yang dia bawa untuk diantarkan ke seseorang. "Kita juga kaget, ternyata yang mengantarkan barang seorang anak perempuan di bawah umur," kata Iwan.

Dari sana, tim lantas membawa anak tersebut ke rumahnya. Akan tetapi KL sudah tidak berada di rumah. Kuat dugaan KL memantau anaknya, sehingga ketika polisi membawa anaknya dia langsung kabur.

"Ketika kita geledah rumahnya, ternyata masih ada barang bukti ganja kering sebanyak 16 kg yang disimpan dalam karung kapas," kata Iwan.

Kini, KL ditetapkan sebagai DPO. "Anak itu tidak tahu apa-apa. Selaku anak, dia hanya menuruti perintah ibunya. Status anak ini tidak tersangka, namun kita amankan. Dia didampingi neneknya," kata Iwan.

Polresta Pekanbaru dalam kasus ini telah berkoordinasi dengan Kanwil Menkumham di Riau. Koordinasi ini diperlukan karena terkait anak di bawah umur.

"Jadi penentuan apakah anak ini kasusnya bisa diteruskan apa tidak, kita lagi koordinasi dengan Kementerian Menkumham. Begitu juga kita berkoodinasi dengan komisi perlindungan anak. Kita sih berharap anak ini tidak dilibatkan," kata Iwan.

"Kami sunggu kasihan melihat anak itu menjadi korban ibunya. Kita lagi buru ibunya sampai dapat," tutup Iwan. 


Polisi Ringkus Wanita yang Peralat Anaknya yang Masih Bocah untuk Jual Ganja


Kerja keras Satres Narkoba Polresta Pekanbaru memburu seorang ibu KR (37) yang menyuruh anaknya jual ganja membuahkan hasil. Pelaku ditangkap di Jl Lintas Timur, Kandis.

Kasatres Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (28/4/2016) mengatakan,  pelaku ditangkap di Jl Lintas Timur di Kandis Kab Siak, menghubungkan jalur ke Dumai dan Medan Sumatera Utara. Wanita ini ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB.

"Pelaku sudah kita tangkap, dan sekarang dalam perjalanan menuju Pekanbaru," kata Iwan.

Pelaku kabur dari rumahnya sejak Minggu (25/4) setelah menyuruh anaknya mengantarkan ganja seberat 1 kg ke petugas yang menyamar sebagai pembeli.

"Ibu ini yang menyuruh putrinya usia 11 tahun mengantar ganja. Setelah tau anaknya diamankan, dia kabur dari rumahnya," kata Iwan.

Masih menurut Iwan, KR awalnya kabur dari Pekanbaru bersembunyi di Kabupaten Kuansing. Kemungkina merasa keberadaannya terlacak, dia berusa kabur dari persembunyiannya.

"Dia naik bus kecil dari Kuansing ke Pekanbaru tadi siang. Setelah sampai Pekanbaru dia menyambung bus kecil lagi menuju ke Jl Lintas Timur," kata Iwan.

Penangkapan ini, lanjut Iwan, pihaknya kerjasama dengan jajaran Polres terkait. Saat bus yang ditumpangi pelaku melintas di Kandis, pihak kepolisian setempat melakukan razia.

"Dari sana pelaku berhasil kita bekuk. Untuk sementara, pelaku mengaku akan ke Duri tempat saudaranya," kata Iwan.

Sebagaimana diketahui, pelaku KR ini akhir pekan lalu menyuruh anaknya yang berusia 11 tahun untuk mengantarkan ganja satu kilogram ke pemesan yang tak lain anggota. Bocah malang itu kepada polisi mengaku sudah sering disuruh ibunya mengantarkan ganja. Namun bocah itu tidak tahu jika barang yang dia bawa adalah ganja.

Setelah bocah ini diamankan, polisi membawanya ke rumahnya. Saat itu ibunya sudah kabur. Ketika digeledah di rumahnya, tim masih menemukan 16 kg ganja kering siap edar.

"Kita juga sudah pancing pemasuknya dari Aceh. Semoga saja segera kita tangkap juga," tutup Iwan. 

0 komentar:

Posting Komentar